Pasang Iklan Disini!

Tampilkan postingan dengan label Tim Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tim Indonesia. Tampilkan semua postingan

28 Januari 2014

Irfan Bachdim akan Bermain di Liga Jepang 2014

Manajemen Ventforet Kofu memperkenalkan Irfan Bachdim sebagai pemain baru mereka.
Perkenalan Irfan Bachdim dilakukan di Kantor PT Garuda Indonesia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (27/1/2014).
Pesepak bola berusia 25 tahun telah menandatangani kontrak berdurasi satu musim. Irfan akan membela klub asal Perfektur Yamanashi di kompetisi J-League Division 1, pada musim 2014.
"Manajemen mengikat kontrak selama satu musim dengan Irfan Bachdim. Besarnya nilai kontrak, kami tidak bisa menyebutkan," ujar Satoru Sakuma, General Manager Ventforet Kofu.
Suami Jennifer Kurniawan telah mengikuti trial di Ventforet Kofu pada Desember 2013. Walaupun hanya mengikuti trial selama hampir satu minggu, manajemen klub dan tim pelatih menilai bahwa Irfan Bachdim merupakan pemain potensial.
"Dia mengikuti trial selama tiga hari. Tapi, dalam waktu singkat dia dapat menunjukkan kualitasnya sebagai pemain berpotensi. Dia bagus dalam penguasaan bola, bergerak cepat, pandai menempatkan posisi," tuturnya.
Irfan Bachdim merupakan pemain pertama asal Indonesia yang bermain di kompetisi J-League, selama dua dekade terakhir. Sebelumnya, Ricky Yakobi pernah bermain di kompetisi Liga Jepang saat memperkuat Masushita (Gamba Osaka) pada 1988, dan bermain di Divisi Dua.

15 November 2013

Indra Sjafrie Siap Coret Pemain Timnas U-19

 
Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri menegaskan bahwa para pemain yang ada saat ini belum tentu aman dari pergantian. Indra menyebut, komposisi pemain masih sangat mungkin mengalami perubahan.
Menurutnya, dengan jumlah 40 pemain yang tengah mengikuti pemusatan latihan di Kota Batu, bisa dipastikan persaingan antar pemain akan berlangsung sangat ketat.

"Jadi, tidak ada jaminan pemain yang sebelumnya masuk tim inti Piala AFF 2013 dan kualifikasi Piala AFC 2014 beberapa waktu, tidak akan dicoret," katanya seperti dilansir Antara.

Ditambahkan Indra, ada beberapa faktor yang akan menjadi acuan tim pelatih untuk melakukan seleksi pemain. Di antaranya kemampuan individu, taktik, fisik, mental dan juga kedisiplinan.
"Kalau ada pemain yang tidak disiplin, sudah pasti ada sanksi tetapi sifatnya tidak merugikan. Semua faktor-faktor itu akan dipantau selama pemusatan latihan," tandasnya.


Saat ini para penggawa Timnas U-19 digembleng di Kota Batu sebagai bagian dari persiapan jelang Piala AFC U-19 di Myanmar pada 2014 nanti. Rencananya latihan tahap awal ini berlangsung selama dua bulan hingga Januari 2014 dan lebih difokuskan untuk meningkatkan kondisi fisik para pemain.

12 November 2013

Target Berat Untuk TIMNAS Indonesia U-23


Pelatih tim nasional Indonesia U-23, Rahmad Darmawan diberikan target meraih medali emas cabang olahraga sepak bola di SEA Games XXVII di Myanmar pada Desember 2013.
Bagi RD, sapaan akrab Rahmad Darmawan, ini merupakan kesempatan kedua yang diberikan oleh PSSI untuk menangani Timnas U-23.
Pada kesempatan pertama di SEA Games XXVI di Jakarta-Palembang, pelatih kelahiran Metro, Lampung itu hanya membawa skuat 'Garuda Muda' meraih medali perak.
Di pertandingan final, Andik Vermansah dan kawan - kawan menderita kekalahan dari Malaysia melalui tendangan adu penalti. Pada waktu normal, kedua kesebelasan berbagi hasil imbang 1-1.
"Yang pasti kami ingin hasil yang dicapai dua tahun lalu bisa lebih baik. Kami harus tetap optimistis, tutur RD saat dihubungi, Jumat (8/11/2013).

 
Hasil undian cabang olahraga sepak bola pesta olahraga antar negara di kawasan Asia Tenggara menempatkan Indonesia di Grup B bersama tuan rumah Myanmar, Thailand, Timor Leste, dan Kamboja.
Timnas U-23 akan menjalani pertandingan pertama melawan Kamboja dalam laga yang berlangsung di Thuwunna Stadium, Yangon, pada 9 Desember mendatang.
Sementara itu, juara bertahan Malaysia masuk ke dalam grup A. Tim negeri jiran tergabung bersama Vietnam, Singapura,Filipina, Brunei Darussalam, dan Laos.
Selama masa persiapan, Pelatih Rahmad Darmawan mengaku, menganalisa permainan lawan melalui video rekaman pertandingan.
"Siapapun lawan, tetap mewaspadai. Sekarang fokus mengantisipasi permainan. Menganalisa kelebihan dan kekurangan lawan. Yang penting kami fokus ke tim, dan mencoba menyusun konsep strategi yang pas," ujar pelatih yang juga menangani klub Arema Indonesia.


Terakhir kali Indonesia meraih medali emas di SEA Games pada 1991 yang berlangsung di Manila, Filipina saat ditukangi pelatih asal Rusia, Anatoli Polosin. Indonesia sukses menghentikan perlawanan Thailand lewat adu penalti dengan skor 4-3 setelah pertandingan berjalan imbang 0-0 dalam 120 menit.
Medali emas pertama di cabang olahraga sepak bola diraih pada 1987 saat menjadi tuan rumah. Di babak final yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia mengalahkan Malaysia 1-0 lewat gol tunggal Ribut Waidi menit ke-91.

11 Oktober 2013

Indra Sjafrie Cari Bibit Potensial Untuk AFF CUP U-19

Munculnya para pemain muda berbakat dengan talenta-talenta bagus dalam skuad U-19 membukakan mata insan sepakbola Indonesia bahwa negeri ini sebenarnya memiliki banyak mutiara terpendam di daerah-daerah pedalaman se-Nusantara.
Dan Indra Sjafri mungkin hanyalah satu dari sekian banyak pelatih kawakan di Indonesia yang menemukan mutiara tersebut. Melalui metode blusukan ke daerah-daerah terpencil, perjuangan Indra akhirnya berbuah manis.
Sejak dipercaya melatih Timnas U-19, pria yang dulunya berprofesi sebagai instruktur pelatih PSSI ini mengaku telah mengunjungi 34 daerah pelosok-pelosok se-Indonesia untuk menemukan pemain untuk memperkuat Garuda Jaya.
Maka jangan heran jika skuad Garuda Jaya besutan Indra mayoritas berasal dari klub antah-berantah yang mungkin belum terdengar sebelumnya. Sebut saja misalnya, Yabes Roni Malaifani, pemain yang baru bergabung dalam skuad U-19 jelang Kualifikasi AFC berlangsung.
Indra mengaku mendapatkan pemain di posisi penyerang ini dari ujung timur kepulauan Indonesia. "Yabes, dia anak Nusa Tenggara Timur lahir di Alor, saya langsung menemuinya di Alor. Dia calon pemain besar di masa depan dan akan jadi kartu truf kami di event AFC," tutur Indra, kemarin.
Nama Yabes memang tak tercantum dalam skuad U-19 yang menjuarai AFF di Sidoarjo lalu. Namun kali ini dia akan jadi salah satu opsi penyerang Timnas U-19 selain Muchlis Hadi Ning Syaifullah, Muhammad Dimas Drajad, dan Angga Febriyanto Putra
Inilah juga yang membedakan Indra dengan pelatih timnas sebelumnya. Jika pelatih timnas yang lain hanya mengandalkan para pemain yang tenar lewat media atau berasal dari klub-klub besar, maka Indra terus mencari sampai ke pelosok negeri untuk mendapatkan mutiara yang masih terpendam.
Bukan karena bingung mencari pemain yang pas, tapi Indra mencari pemain yang punya kualitas bagus, fisik kuat, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Inilah menjadi kunci kesuksesan Indra di Piala AFF U-19, yang diharapkan menular di ajang Kualifikasi Piala Asia U-19.

15 Juli 2013

Indonesia Vs Arsenal 0 - 7

 
Tampil trengginas sejak babak pertama Arsenal akhirnya meraih kemenangan telak 7-0 atas Indonesia Dream Team pada laga eksebisi yang berlangsung di stadion Gelora Bung Karno, Minggu (14/7) malam WIB.

Pertarungan menghadapi Indonesia merupakan rangakaian tur The Gunners ke Asia yang menjadi bagian dari program persiapan pramusim menghadapi Liga Primer Inggris 2013/14 dan petualangan mereka di Jakarta berbuah manis. Berikut laporan jalannya pertandingan.

Babak Pertama


Arsenal tidak membuang waktu langsung menggedor pertahanan Garuda dan mengemas dua peluang melalui tendangan Akpom dan Arteta dari luar kotak penalti, namun tidak satupun yang mengarah pada target.

Sementara itu Indonesia entah bermain terlalu berhati-hati atau memang belum panas lebih mengandalkan bola-bola panjang yang jauh dari efektif hingga kesulitan keluar dari tekanan anak-anak The Gunners. Meski demikian satu peluang bisa didapat timnas pada menit sepuluh sayang sebuah umpan silang gagal digapai Sergio van Dijk.

Arsenal yang terus menggempur akhirnya mendapat gol pertama melalui Theo Walcott. Sepakan dari luar kotak penalti pemain Inggris tersebut gagal ditahan kiper Arema Kurnia Meiga. Gol Walcott ini tersaji berkat sodoran manja Chamberlain dari dalam kotak penalti.

Tertinggal satu gol, Indonesia masih kesulitan mengembangkan permainan, akan tetapi pada menit 37 Boaz Solossa mendapat bola liar di dalam kotak penalti sayang sepakan first time penyerang subur Persipura Jayapura ini terlalu lemah hingga dipatahkan Fabianski.

Hanya sesaat peluang emas Indonesia tercipta, Arsenal balik menyerang namun sepakan Gnabry tipis saja melintas ke sisi kiri gawang Meiga. Hingga masa jeda pertandingan skor masih 1-0 untuk kemenangan Arsenal.
Babak Kedua

Pertandingan di awal interval kedua terasa lambat, mungkin disebabkan adanya perubahan di kubu Arsenal. Empat pemain dimasukkan Arsene Wenger yaitu Koscielny, Zealem, Eisfeld dan Olsson.

Meski demikian, kurang dari sepuluh menit babak kedua bergulir Arsenal berhasil menambah gol melalui sebuah proses apik. Granbry merangsek di sisi kiri lapangan kemudian melayangkan umpan untuk disempurnakan Akpom. Gol klasik diciptakan dua bakat masa depan Emirates.

Pada menit 69 terjadi tiga pergantian pemain Arsenal. Tomas Rosicky, Lukas Podolski dan Olivier Giroud dimasukkan Wenger.

Belum genap lima menit mencicipi empuknya lapangan Gelora Bung Karno, Giroud berhasil menjebol gawang Indonesia dua kali tepatnya pada menit 71 dan 73. Kedua gol Giroud tercipta berkat servis sempurna Bacary Sagna.


Unggul jauh, tekanan Arsenal tidak berhenti. Pada menit 82 giliran striker timnas Jerman Lukas Podolski mengoyak gawang Merah-Putih melalui sebuah tendangan kaki kiri terarah ke sisi kanan gawang.

Sebelum pertandingan berakhir, dua pemain muda The Gunners Kristoffer Olsson dan Thomas Eisfeld menyempurnakan kemenangan timnya menjadi 7-0 pada menit 85 dan 86.

03 April 2013

Indonesia Berada di Grup Neraka di Ajang Sudirman Cup 2013

Kuala Lumpur-Tim Sudirman bulutangkis Indonesia harus berjuang keras dalam perebutan Piala Sudirman, pada 19-26 Mei 2013 mendatang, di Kuala Lumpur, Malaysia. Pasalnya Indonesia berada di Grup A, bersama kekautan utama bulutangkis dunia yang sekaligus juara bertahan Cina dan India. 

Sedangkan di grup B dihuni Thailand, Korea dan Hongkong. Disusul tuan rumah Malaysia berada di grup C bersama Jerman dan Cina Taipei, sedangkan raksasa bulutangkis Eropa, Denmark satu grup bersama Jepang dan Singapura. 

Pengundian grup dilaksanakan di Hotel Berjaya, Kuala Lumpur, Kamis 28 Maret 2013. Mereka yang turut menyaksikan acara pengundian grup adalah Sekretaris Jenderal Federasi Bulutangkis Dunia (BWF, Badminton World Federation), Thomas Lund, Sekretaris Jenderal Federasi Bulu tangkis Malaysia, Ng Chin Chai dan pelatih kepala tim bulutangkis Malaysia, Rashid Sidek. Sementara Indonesia diwakili staf dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur. 


Berikut hasil lengkap undian grup Sudirman Cup 2013: 

Level 1: 

Grup A: Cina, Indonesia, India 

Grup B: Thailand, Korea, Hongkong 

Grup C: Malaysia, Jerman, Cina Taipei 

Grup D: Denmark, Jepang, Singapura 

Level 2: 

Grup 2A:
 Rusia, Amerika, Swedia, Skotlandia 

Grup 2B:
 Belanda, Prancis, Kanada, Austria 

Level 3: 

Grup 3A: Ukraina, Selandia Baru, Turki, Sri Lanka 

Grup 3B:
 Swiss, Vietnam, Australia, Lituania 

Level 4: 

Grup 4: Afrika Selatan, Philipina, Khazakstan 

30 Maret 2013

PSSI Akan Mendatangkan Lionel Messi dkk ke Gelora Bung Karno

Kekalahan tim nasional Indonesia dari Arab Saudi di ajang kualifikasi Piala Asia yang disebut Rahmad Darmawan karena kurangnya laga uji coba, membuat PSSI langsung bergerak cepat untuk mempersiapkan beberapa uji tanding untuk tim Merah Putih.

PSSI telah mengupayakan, setidaknya tiga pertandingan, untuk persiapan kualifikasi Piala Asia 2015 dan juga Piala AFF 2014, di mana salah satunya adalah pertandingan menghadapi Argentina pada 9 September mendatang.

Direktur Pemasaran dan Hubungan Luar Negeri Badan Tim Nasional  (BTN) Rudolf Yesayas menyatakan BTN sudah berbicara dengan federasi sepakbola Argentina dan pihak tim Tango meminta uji coba digelar di tanggal tersebut.

"Kalau untuk tanggal pertandingan sudah sulit untuk digeser, karena federasi sepakbola Argentina sendiri yang meminta," kata Rudolf.

Namun, untuk mendatangkan Argentina, Rudolf mengakui BTN harus merogoh kocek sebesar $30 juta atau sekitar Rp300 miliar. "Itu hanya untuk 'match fee'. Tapi nanti yang datang tim utama termasuk Lionel Messi," jelas Rudolf. 

Selain itu, dua laga uji coba lainnya yang sedang diupayakan adalah melawan Brasil atau Portugal yang akan digelar dua kali, yaitu pada pekan ketiga Agustus 2014 dan pekan ke-empat Oktober 2014.

08 Maret 2013

Inilah 58 Nama Pemain yang Mengiukuti Seleksi Timnas

Peluang pemain-pemain terbaik sepakbola Indonesia untuk kembali memperkuat tim nasional semakin terbuka.

Hal tersebut dapat dilihat dari rilis terbaru Badan Tim Nasional (BTN) terkait pemain-pemain yang dipanggil untuk melakukan seleksi jelang laga menghadapi Arab Saudi pada 23 Maret mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.

Dalam rilisnya, BTN memanggil 58 pemain yang terdiri dari pemain-pemain di kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Indonesian Premier League (IPL).

Dalam daftar tersebut, terdapat nama-nama tenar seperti Greg Nwokolo, Ahmad Bustomi, Hamka Hamzah, hingga Sergio van Dijk. 

Berikut adalah nama-nama pemain yang dipanggil BTN:

Kiper:
Kurnia Meiga, Samsidar, I Made Wirawan, Jandia Eka Putra, Endra Prasetya, Deny Marcell.

Defender: Hamka Hamzah, Riccardo Salampessy, Victor Igbonefo, M. Robby, Zulkifli Syukur, Ruben Sanadi, Supardi, Toni Sucipto, Hasim Kipuw, Novan Setyo, Syaifullah, Arif Nuansyah, Suyatno, Nopendi, Faturrahman, Syahrizal, Diego Michiels, Raphael Maitimo.

Midfielder: Ahmad Bustomi, Emmanuel Wanggai, Egi Melgiansyah, Ferdinand Sinaga, Ian Louis Kabes, Zulham Zamrun, Bayu Gatra, M. Ridwan, Firman Utina, Boaz Solossa, Eka Ramdhani, Ponaryo Astaman, Arif Suyono, Nur Iskandar, Andik Vermansyah, Faisal Amri, Dedi Hartono, Stefano Lilipaly, Toni Cussel, Okto Maniani, Anggi.

Striker: Greg Nwokolo, Patrich Wanggai, Ferinando Pahabol, Tantan, Sergio van Dijk, Titus Bonai, Jajang Mulyana, Irfan Bachdim, Mario Aibekop, Husin, Musafri


Harapan masyarakat pecinta sepakbola di tanah air untuk bisa menyaksikan meleburnya pemain Indonesia Super League (ISL) dan Indonesia Premiere League (IPL) dalam satu Tim Nasional (Timnas) makin mendekati kenyataan.

Dalam rilis terbaru Badan Tim Nasional (BTN), terdapat 58 pemain yang dipanggil ke timnas jelang laga menghadapi Arab Saudi pada 23 Maret mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Ke-58 pemain tersebut merupakan gabungan pemain dari IPL dan ISL.

BTN pada awalnya hanya memanggil 37 nama untuk masuk seleksi. Namun Senin (4/3), BTN kembali merilis daftar nama baru yang jumlahnya mencapai 58 pemain.

Wakil Ketua BTN Harbiansyah Hanafiah, mengatakan, pemanggilan tersebut dilakukan setelah mendapat masukan dari pelatih Timnas, Luis Manuel Blanco.

"Nama-nama itu sudah menjadi pertimbangan dari pelatih Luis Manuel Blanco. Ini adalah gabungan dari pemain ISL dan IPL," ujar Harbiansyah saat ditemui di kantor PSSI, Jakarta, Senin (4/3).

Harbiansyah mengatakan, pemain akan mulai aktif menjalani pemusatan latihan pada tanggal 7 Maret mendatang. Pemanggilan pemain secara resmi juga dilakukan Senin (4/3), melalui surat kepada klub dan telepon langsung kepada pemain.

"Pemanggilan dilakukan hari ini. Nantinya akan kita komunikasikan langsung dengan klub-klub pemilik pemain," kata Harbiansyah.

Berikut adalah nama-nama pemain yang dipanggil BTN:

Kiper:
Kurnia Meiga, Samsidar, I Made Wirawan, Jandia Eka Putra, Endra Prasetya, Deny Marcell.

Defender: Hamka Hamzah, Riccardo Salampessy, Victor Igbonefo, M. Robby, Zulkifli Syukur, Ruben Sanadi, Supardi, Toni Sucipto, Hasim Kipuw, Novan Setyo, Syaifullah, Arif Nuansyah, Suyatno, Nopendi, Faturrahman, Syahrizal, Diego Michiels, Raphael Maitimo.

Midfielder: Ahmad Bustomi, Emmanuel Wanggai, Egi Melgiansyah, Ferdinand Sinaga, Ian Louis Kabes, Zulham Zamrun, Bayu Gatra, M. Ridwan, Firman Utina, Boaz Solossa, Eka Ramdhani, Ponaryo Astaman, Arif Suyono, Nur Iskandar, Andik Vermansyah, Faisal Amri, Dedi Hartono, Stefano Lilipaly, Toni Cussel, Okto Maniani, Anggi.

Striker: Greg Nwokolo, Patrich Wanggai, Ferinando Pahabol, Tantan, Sergio van Dijk, Titus Bonai, Jajang Mulyana, Irfan Bachdim, Mario Aibekop, Husin, Musafri

06 Agustus 2012

Curhat Greysia / Meiliana Setelah Di Diskualifikasi DDi Ajang Olimpiade 2012



Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Meiliana Jauhari, mengaku kecewa dengan keputusan Badminton World Federation yang mendiskualifikasi mereka dari Olimpiade London 2012. Keduanya dianggap sengaja mengalah, saat laga terakhir babak penyisihan Grup C, untuk menghindari bertemu dengan pasangan Cina, Wang Xiaoli/Yu Yang, di perempat final.
"Kami dilatih oleh senior-senior yang mempunyai pengalaman mendunia, kami siap kalah. Namun, kami tidak siap untuk dituduh curang," kata Meiliana, seperti dikutip situs resmi PBSI, Kamis, 2 Agustus 2012.
Perjalanan Greysia/Meiliana menuju Olimpiade London tidaklah mudah. Mereka harus melewati babak kualifikasi. Greysia sempat mengalami cedera bahu akibat terjatuh saat bertanding di Taipei Open Grand Prix Gold 2011. Sejak itu, penampilannya sempat menurun drastis, beberapa kali tersingkir di babak awal. Dalam kondisi itu, Greysia bangkit dan bisa mendapat tiket Olimpiade.
Meski demikian, Greysia mencoba tabah menerima kenyataan ini. "Sebagai pemain, kejadian ini membuat kami terpukul, tapi setidaknya kami sudah berusaha dan menyelesaikan pertandingan," ujarnya. "Tapi, kami mengucap syukur pada Tuhan, buat keadaan ini lebih baik daripada sedih."
Greysia/Meiliana mengaku sempat shock dan tak percaya dengan apa yang telah terjadi. Karena keputusan sudah dijatuhkan, mereka hanya bisa pasrah menerima. "Ya mau bagaimana lagi, mungkin Tuhan punya rencana lebih indah untuk kami. Kecewa itu pasti, namun kami akan fight back dengan prestasi," ujar Meiliana.
Greysia menambahkan, "Saya merasa sedih sewaktu saya tidak bisa bermain bulu tangkis lagi. Saya pernah merasakan itu saat mengalami cedera bahu kanan kemarin. Jadi, sekarang tak ada alasan untuk saya bersedih dan menyerah, karena saya masih bisa bermain bulu tangkis dengan tangan normal."
BWF mendiskualifikasi delapan atlet ganda putri dari Olimpiade London sebab mereka diduga melakukan manipulasi hasil pertandingan, agar mendapat undian yang menguntungkan pada babak sistem gugur.
Peristiwa ini terjadi pada laga Grup C yang berlangsung di Wembley Arena, Selasa, 31 Juli 2012. Pasangan nomor satu dunia asal Cina, Wang Xiaoli/Yu Yang, berupaya untuk kalah saat melawan pasangan Korea Selatan, Jung Kyung-eun/Kim Ha-na, agar tidak menjadi juara grup karena tidak ingin bertemu pasangan asal Cina lainnya, Tian Qing/Zhao Yunlei, di semifinal.

05 Agustus 2012

Indonesia Kembali Gagal Mendapatkan Medali Di Olimpiade


Fernando Lumain Fernando Lumain of Indonesia prepares to compete in the Men's 100m Preliminary Round Heats on Day 8 of the London 2012 Olympic Games at Olympic Stadium on August 4, 2012 in London, England.

Kontingen Indonesia kembali gagal menambah perolehan medali di ajang Olimpiade 2012 London. Ini setelah satu-satunya atletik putra Indonesia di nomor 100 meter, Fernando Lumain, gagal melaju ke semifinal, di lintasan Stadion Olimpiade, Sabtu (4/8).
Langkah Lumain harus terhenti di putaran pertama setelah menempati urutan terakhir. Berada di heat 2, Lumain menjadi yang paling buncit dari tujuh atlet lain yang tergabung. Ia mencatatkan waktu 10,90 detik. Terpaut 0,93 detik dari pelari Amerika Serikat, Justin Gatlin, yang finis terdepan.
Catatan waktu yang ditorehkan Lumain di putaran ini masih kalah dengan catatan yang ia toreh di tahap praeliminasi. Di tahap sebelumnya, ia berhasil finis dengan perolehan waktu 10,80 detik. Ia menempati peringkat dua di bawah pelari asal Suriname, Jurgen Themen, yang membukukan waktu 10,55 detik.
Atas hasil ini, Gatlin yang berada di garda terdepan bakal ditemani sprinter Bahama, Atkins Derrick, dan pelari asal Trinidad-Tobago, Ronder Sorillo yang menempati ururan kedua dan ketiga di heat 2 ini.
Perjuangan Lumain memang terbilang berat bahkan mustahil. Pasalnya, catatan waktu terbaik yang pernah dibukukan Lumain juga masih jauh dari catatan waktu terbaik di Olimpiade dan dunia. Catatan waktu terbaik atlet asal Monado ini adalah 10,57 detik. Sementara itu, rekor dunia 100 meter adalah 9,58 detik dan rekor Olimpiade dengan 9.69 detik yang semua kini dipegang sprinter asal Jamaika, Usain Bolt.
Tapi, di putaran pertama, Bolt juga belum mampu mencapai perolehan terbaiknya. Ia pun harus bekerja ekstra keras dalam babak semifinal nanti. Meski menjadi yang tercepat di heat 4, Bolt hanya menorehkan waktu 10,09 detik. Sedangkan, pesaing utamanya, pelari asal Amerika Serikat, Bailey Ryan, yang bertanding di heat 3, sukses membukukan waktu lebih cepat 9, 88 detik.
Setelah Lumain tersingkir, di cabang atletik Indonesia tinggal menyisakan pelari maraton putri, Triyaningsih. Walaupun di atas kertas peluangnya sangat berat, Triyaningsih diharapkan mampu meraih prestasi tertinggi. Ia akan tampil Ahad (5/8) ini di tempat yang sama. Triyaningsih memiliki catatan waktu terbaik 2 jam 31 menit. Rekor dunia untuk nomor ini tercatat 2 jam 15,25 detik atas nama Paula Radcliffe (Inggris Raya). Sedangkan rekor Olimpiade tercatat 2 jam 23,14 menit atas nama pelari Jepang, Naoko Takahashi.

12 Juni 2012

Sriwijaya Fc Calon Juara ISL 2012/2013



Kemenangan telak Sriwijaya FC atas tuan rumah Gresik United, Minggu (10/06)  disambut gembira jajaran menajemen, pelatih, pemain dan pendukung, serta pecinta  Sriwijaya FC. Kemenangan ini juga semakin mendekatkan Sriwijaya FC dengan gelar juara.

Presiden klub Sriwijaya FC, Dodi Reza Alex mengatakan dengan kemenangan atas Gresik, Sriwijaya FC tinggal membutuhkan dua kemenangan  serta satu hasil imbang lagi untuk memastikan gelar juara. ”Jika kita berhasil, Sriwijaya FC adalah klub pertama yang bisa meraih juara Liga Indonesia tanpa menggunakan dana APBD,” kata Dodi Reza Alex Noerdin, Minggu (10/06) usai pertandingan.

Sementara itu beberapa jam sebelum pertandingan menghadapi Gresik United, pelatih kepala Sriwijaya FC, Kas hartadi sempat merubah line up pemain. Pada line up yang telah disiapkan sebelumnya, Kas Hartadi mengusung formasi 4-4-2 dengan menempatkan Kayamba dan Hilton sebagai ujung tombak. Kemudian di tengah ada Lim Jun Sik, Ponaryo Astaman, M Ridwan dan Firman Utina. Posisi belakang ditempati oleh Supardi, Thiery Gatuesi, Jamie Coyne dan Mahyadi Pangabean sedangkan di posisi penjaga gawang tertulis nama Ferry.

Namun saat Kas Hartadi menyerahkan line-up pemain satu jam sebelum pertandingan ternyata ada perubahan formasi dan susunan pemain. Untuk posisi penjaga gwang dan lini belakang memang tidak ada perubahan, namun di tengah dan depan ada pergantian pemain. Formasi yang sebelumnya 4-4-2 diganti menjadi 4-3-3. Hilton yang awalnya menjadi andalan di lini tengah justru menjadi cadangan. Untuk lini depan kemudian diganti dengan memainkan M Ridwan, Kayamba dan Siswanto, sementara di tengah ditempati Lim Jun Sik, Ponaryo dan Firman Utina.

“Semalam saya siapkan Hilton sebagai starter karena pada latihan terakhir Sabtu sore  saat mencoba lapangan, Hilton terlihat sudah pulih dan kondisinya tidak apa-apa. Tetapi Minggu pagi, Hilton sedikit mengeluhkan ada nyeri di hamstringnya. Hilton mengatakan tidak apa-apa dan siap tampil, namun saya tidak mau ambil resiko dan merubah daftar line up dengan menempatkan Siswanto di sayap kiri dan Hilton menjadi cadangan,” kata Kas Hartadi.

Ternyata keputusan Kas Hartadi tepat, Siswanto tampil cukup baik dalam pertandingan, bahkan Siswanto mampu mencetak gol untuk kemenangan Sriwijaya FC.” Siswanto  tampil baik hari ini. Sebagai pemain professional , dia siap tampil kapanpun. Terbukti Siswanto main baik dan bisa mencetak gol untuk Sriwijaya FC,” ujar Kas Hartadi.

Dengan keberhasilan mengalahkan Gresik United, kas Hartadi menilai peluang untuk merebut juara semakin besar. “Peluang kita semakin besar, tetapi kita tidak boleh terpeleset karena kita masih butuh dua kemenangan serta satu kali hasil imbang untuk memastikan juara ” katanya.

Usai mengalahkan Gresik United, Besok pagi jam 10 tim Sriwijaya FC akan bertolak kembali ke Palembang.” Kita besok kembali ke Palembang dan Selasa sore kembali latihan sebagai persiapan menghadapi Arema,” ujar Kas Hartadi.

28 Mei 2012

Pelatih Inter Milan Tertarik Merekrut Andik Vermansyah?


Inter Milan sempat keteteran di babak pertama saat menghadapi Liga Selection di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (24/5/2012) malam. Namun klub asal Italia itu menuntaskan perlawanan Liga Selection dengan skor 3-0.
Sepuluh menit pertama di babak awal, La Beneamata sempat menguasai pertandingan. Mereka beberapa kali mendapat peluang lewat trio pemainnya, Giampaolo Pazzini, Samuele Longo, dan Giovanni Terrani.
Namun, Liga Selection malah mampu mendulang peluang emas pada menit ke-13. Lewat sebuah aksi solo run, J Wilson berhasil mengirimkan tembakan keras. Sayang, bola hanya menerpa mistar Raffaele Di Gennaro. Inter tak tinggal diam. Empat menit kemudian, I Nerazzurri bisa saja unggul kalau Pazzini tak terjebak offside.
Jelang setengah jam, Liga Selection justru menguasai pertandingan. Tiga peluang didapat. Pertama melalui sepakan first time Karlovic yang melambung. Berikutnya, aksi Andik Vermansyah yang mengobrak-abrik sisi kiri pertahanan Inter, tapi umpannya gagal mencapai depan gawang. Selanjutnya, sepakan keras Wilson masih dapat dimentahkan Di Gennaro.
Keasyikan menyerang, lini pertahanan Liga Selection lengah. Inter akhirnya unggul lewat Longo pada menit ke-38. Umpan jauh Ivan Cordoba gagal diantisipasi kapten Liga Selection, Dutra. Alhasil, Longo dengan mudah memperdaya kiper Aji Saka yang sudah mati langkah.
"Kami beri perlawan cukup sengit terutama babak pertama, ada beberapa peluang dari Andik dan Wilson yang seharusnya jadi gol. Kemasukan gol pertama miskomunikasi pemain belakang," ungkap Aji.
Jelang jeda, Pazzini nyaris memperbesar keunggulan akibat kecerobohan Andik yang bermain bola di pertahanan sendiri. Hingga peluit babak pertama berbunyi, Inter unggul sementara 1-0 atas Liga Selection.
Di babak kedua, Inter menurunkan Maicon, Coutinho, dan Jonathan. Pasukan Andrea Stramaccioni langsung membombardir pertahanan Liga Selection. Ancaman pertama dari Coutinho. Namun, Aji Saka masih mampu menepis suntingan lobnya.
Liga Selection mulai kehilangan fokus saat Pazzini lolos dari jebakan offside. Tembakan keras eks bomber Fiorentina itu berhasil dimentahkan Aji Saka. Namun, Pazzini menyusulnya dengan sepakan kedua yang meluncur deras ke gawang Liga Selection pada menit ke-49.
Andik Vermansyah sempat mendapat kesempatan emas ketika bola dikuasainya di kotak penalti. Namun, sepakan gelandang serang Persebaya Surabaya itu masih menyusur di sebelah kanan gawang Inter. Berikutnya, tembakan jarak jauh Wilson juga gagal menemui sasaran.
Inter makin di atas angin pada menit ke-70. Kali ini, tembakan keras Luca Tremolada gagal dimentahkan Aji Saka. Enam menit jelang waktu normal selesai Esteban Cambiasso mendapat peluang melalui umpan lambung Maicon. Namun, tandukannya masih melebar.
Liga Selection baru mendapat peluang terbaik pada detik-detik akhir. Sayang, Abdul Rahman gagal memanfaatkannya. Hingga peluit panjang berbunyi Inter tetap unggul tiga gol tanpa balas.
Staramaccioni mengaku puas dengan hasil pertandingan tersebut. Ia juga bangga dan suka suporter Indonesia yang membirukan GBK.
"Tentang pemain muda yang main, kami punya pemain muda yang diproyeksikan untuk bermain di musim depan, tapi dari semua pemain muda yang kami bawa hanya beberapa saja yang bisa main di musim depan," terangnya. "Kami akan membuat tim Inter yang lebih muda."
Selanjutnya, Inter akan menjajal Timnas Indonesia pada laga kedua dalam rangkain Inter Indonesia Tour 2012. Laga tersebut dihelat pada Sabtu (26/5) di GBK

09 Mei 2012

Baru 17 Pemain Bergabung Seleknas AFF U-22



Seleksi nasional untuk skuad Indonesia di pagelaran Piala AFF U-22 Zona Asia Grup E yang akan digelar 23 Juni sampai 3 Juli di Riau belum berjalan maksimal.

Pasalnya, seleksi yang sudah berjalan seminggu baru dihadiri 17 pemain dari target 30 pemain. Ke-17 pemain tersebut merupakan pesepakbola yang berada di kompetisi Indonesian Premier League (IPL) dan divisi utama kompetisi PSSI. Sementara sebanyak sepuluh pemain Indonesia Super League (ISL) yang dipanggil belum bergabung.

"Seleksi susah berjalan satu minggu. Masih 17 orang yang gabung sambil seleksi berjalan, karena kompetisi masih cukup padat. Sebenarnya target 30 menit dengan yang ISL. Tapi, sampai sekarang belum ada pemain klub ISL yang datang ke Jogja (lokasi seleksi)," ujar Widodo C Putra, asisten pelatih timnas U-22 di Stadion Teladan, Medan, Minggu (6/5).

Widodo yang juga menjadi pelatih kepala timnas U-21 ini mengungkapkan, pihaknya akan terus melaksanakan seleksi, meski yang diundang tidak mau datang. "Yang jelas kami mengundang. Itu yang penting. Mau datang atau enggak, seleksi jalan terus," ungkapnya.

Widodo yang ikut dalam panelis pelatih pencarian bakat The Chance ini,  menambahkan tidak akan mengurusi soal pemain yang enggan datang untuk seleksi. Sejatinya, bukan hanya klub ISL yang tidak mengirimkan pemainnya ke seleknas, klub kompetisi di divisi utama PSSI seperti Pro Duta juga enggan memberikan pemainnya.

Ada dua pemain Pro Duta yang dipanggil, yakni Rahmat Hidayat dan Ghozali  Muharram. Keduanya belum bergabung, lantaran tim pelatih  masih membutuhkan keduanya untuk mengarungi kompetisi divisi utama dan Copa Indonesia.

"Soal itu silahkan pengurus saja yang bertindak. Target kami minggu depan sudah semua berkumpul. Karena, persiapan hanya tinggal sebulan setengah lagi. Kalau enggak ada juga sesuai yang kami panggil, ya kami akan panggil yang mau saja. Ngapain kami panggil yang tidak mau," tuturnya.

Dia juga mengatakan, AFF Cup U-22 bukanlah target utama pembentukan tim ini. "Target kami bukan di AFF, melainkan Sea Games tahun depan. Tapi, tentu saja kami enggak mau berusaha di ajang AFF. Dan, bukan hanya sekadar ikut di AFF," jelasnya.

04 Maret 2012

Timnas Indonesia (IPL) Sangat Memalukan Persepakbolaan Indonesia


Pelatih Qatar, Paulo Autuori keget bukan kepalang ketika mengetahui hasil akhir laga Bahrain versus timnas Indonesia berkesudahan 10-0. Menurutnya ada sejumlah keganjilan di laga yang dipimpin wasit Andre El Haddad asal Libanon tersebut.
Momen aneh pertama adalah kartu merah kilat bagi kiper Indonesia, Samsidar di menit kedua pertandingan. Selain kartu merah, Bahrain pun dihadiahi penalti. Tidak hanya satu, Bahrain pun mendapat empat kali penalti sepanjang laga.
Hal itu menurut Autuori belum pernah dia saksikan di sepanjang hidupnya. Ada sejumlah hal aneh di pertandingan Bahrain. Karena itu, jika AFC ingin membangun sepakbola Asia, maka perlu melakukan investigasi atas hasil tersebut," imbuh Autuori dilansir Al Watan.
Dia mengaku sempat stress ketika mengetahui Bahrain sudah mencetak delapan gol atas Indonesia, sementara Qatar teringgal 2-1 atas Iran. Dalam kondisi itu, Qatar dapat tersingkir dari babak kualifikasi Piala Dunia.
"Saya kaget begitu mengetahui hasil Indonesia. Tapi saya tidak memberitahukan hasil itu kepada pemain agar mereka tetap tenang dalam bermain," ungkapnya
Hasilnya keadilan pun didapatkan Qatar dengan lahirnya gol penyeimbang atas Iran di akhir pertandingan. Gol itu pun sekaligus memupus hasil Bahrain yang unggul 10-0 dari Indonesia. Walau sudah memastikan tiket di babak final kualifikasi, Qatar tetap mendesak FIFA dan AFC untuk mengusut tuntas laga Bahrain versus Indonesia.

13 Desember 2011

Iman Arif: Timnas Indonesia Kekurangan Dana


Berlarut-larutnya konflik di PSSI ternyata berdampak besar bagi program Badan Tim Nasional (BTN). Sejumlah program yang dirancang berantakan karena kepengurusan baru belum terbentuk.
Salah satunya adalah rencana Timnas senior yang akan menghadapi ajang Kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan Tukmenistan. Markus Horison cs, terancam tak bisa melakoni uji coba berkualitas karena minimnya pendanaan.
BTN berharap sumber pendanaan bisa menjadi jelas saat kepengurusan baru terben­tuk. "Uji coba interna­sional membutuhkan dana besar. Kita tidak mungkin berha­rap kepada Komite Norma­lisasi karena mereka sudah direpotkan dengan pelaksanaan kongres," ujar Iman Arif, Deputi Bidang Teknis BTN.
Iman kini tidak lagi bisa leluasa meminta pendanaan dari pengusaha Nirwan Bakrie karena ia sudah terpental dari unit usaha Bakrie Group.
Iman memastikan tiga uji coba melawan Singapura (3 Juli) dan Thailand (6 dan 13 Juli) batal diselenggarakan. Sebagai alternatif pengganti, timnas akan mencicipi tim-tim lokal saja. "Kami upayakan lawan-lawan yang dihadapi timnas klub-klub papan atas Djarum ISL," ujar Iman.

13 September 2011

Gaji Timnas Indonesia Naik



"Tidak ada gaji pemain yang tersendat. Kami sudah bayar sebelum mereka pergi ke Jordania. Semua kami angkat tiga kali lipat dari yang mereka terima sebelumnya. Itu laporan dari bendahara. Saya juga cek kepada pemain," tuturnya di Kantor Sekretariat PSSI, Kamis (8/9/2011) WIB.
"Bonus pun kami sudah umumkan. Kalau menang lawan Iran, kami janji kasih Rp 45 juta. Kalau menang di kandang, bonusnya Rp 40 juta. Kami tetap berikan penghargaan kepada mereka," sambungnya.
Setelah memetik dua hasil buruk di babak ketiga Grup E kulaifikasi Piala Dunia zona Asia, timnas Indonesia dihadapkan pada sebuah kisruh internal. Para pemain dikabarkan merasa kecewa dengan pernyataan pelatih Wim Rijsbergen yang menyatakan bahwa para pemainnya tak pantas menang saat menghadapai Bahrain.
Para punggawa Garuda juga dikabarkan merasa kesal dengan sikap Wim yang memaki-maki mereka di ruang ganti saat timnas kalah dari Bahrain.
"Ya, semua pemain kecewa. Namun, inilah yang terjadi sebagai manusia, mungkin dia melepaskan rasa kecewanya. Tapi yang penting pemain dan pelatih fokus pada pertandingan yang tersisa," tandasnya.

06 September 2011

Prediksi Pertandingan Indonesia vs Bahrain

Prediksi Pertandingan Indonesia vs Bahrain dilangsungkan di kandang Indonesia Stadion Gelora Bung Karno. Jadwal Indonesia vs Bahrain besok tanggal 6 September 2011. Prediksi Skor Pertandingan Indonesia vs Bahrain untuk mencicipi kerasnya Piala Dunia 2014 di Brazil. Prediksi skor Indonesia vs Bahrain, kemenangan sangat berarti bagi timnas indonesia selain untuk membangkitkan kepercayaan diri pemain, tambahan 3 point akan meringankan beban indonesia di pertandingan beriktunya yaitu melawan Qatar. Prediksi Indonesia vs Bahrain lebih memihak kepada tuan rumah yaitu Indonesia yang akan didukung ribuan suporternya.
Prediksi Indonesia vs Bahrain
Prediksi Indonesia vs Bahrain
Kekuatan Timnas Bahrain :
Bahrain saat ini memiliki rangking FIFA 101. Sedangkan Indonesia di peringkat 131. Bahrain bisa dibilang kekuatan baru sepakbola Timur Tengah. Pada 2004, Bahrain lolos semifinal Piala Asia. Dua tahun kemudian, mereka nyaris lolos ke Piala Dunia 2006. Sayang, di play-off kalah dari Trinidad & Tobago.
Bahrain juga hampir lolos ke Piala Dunia 2010, namun lagi-lagi mereka tersingkir di play-off. Kala itu, ditundukkan Selandia Baru.
Bahrain kini dilatih Peter Taylor yang pernah menukangi timnas U-21 Inggris. Pada Pra Piala Dunia 2014 Bahrain menurunkan skuad muda dengan usia 23-26 tahun.
Indonesia sudah bertemu Bahrain lima kali. Hasilnya, 2 kali menang, 2 seri, dan hanya sekali kalah.


Head to head Indonesia vs Bahrain:
1980: President’s Cup: Indonesia 3 – 2 Bahrain
1982: President’s Cup: Indonesia 1 – 1 Bahrain
1988: Pra Piala Asia: Indonesia 0 – 0 Bahrain
2004: Piala Asia: Indonesia 1 – 3 Bahrain
2007: Piala Asia: Indonesia 2 – 1 Bahrain

Peluang Indonesia vs Bahrain

Di era 80an, Indonesia dan Bahrain adalah kekuatan yang sangat berimbang. Namun tiba-tiba mereka punya prestasi regional yang menyalip kita sejak era 2000an. Pada tahun 2005, Bahrain pernah mengalahkan negara yang baru saja kita singkirkan, Turkmenistan, dengan skor telak 5-0. Tapi Bahrain adalah kekuatan baru, dan bisa dimaklumi jika Indonesia, dengan aura GBK di Piala Asia lalu, masih sanggup memanfaatkan kelabilan ‘si anak baru’. Jadi, selalu ada optimisme untuk mengulang kemenangan di Piala Asia 2007, sambil berharap mencuri poin saat laga tandang. Jika Bahrain pernah 2x hampir lolos ke Piala Dunia, jadikan itu motivasi karena kita pernah mengalahkan mereka.
Prediksi Indonesia vs Bahrain diprediksi akan berjalan alot mengingat rekor pertemuan indonesia vs bahrain yang tidak menggembirakan. Kemungkinan Prediksi Skor Pertandingan Indonesia vs Bahrain Timnas Indonesia akan bisa berbuat lebih dalam pertandingan melawan Bahrain (Harus menang jika ingin lolos!). Prediksi Pertandingan Indonesia vs Bahrain Pra Piala dunia 2014 akan Disiarkan Live oleh RCTI tanggal 6 September 2011.

02 September 2011

Prediksi Pertandingan Pra Piala Dunia Indonesia vs Iran

dilangsungkan di Teheran, Iran. Jadwal Indonesia vs Iran besok tanggal 2 September 2011. Prediksi Skor Pertandingan Iran vs Indonesia untuk mencicipi kerasnya Piala Dunia 2014 di Brazil. Pelatih timnas Iran tim asuhan Carlos Queiroz, setelah persiapan kemarin melawani Yordania, Indonesia menyerah 1-0. Iran vs Indonesia Kemenangan sangat berarti bagi timnas indonesia selain untuk membangkitkan kepercayaan diri pemain, tambahan 3 point akan meringankan beban indonesia di pertandingan beriktunya setelah Iran. 




Prediksi Iran vs Indonesia lebih memihak kepada iran dari segi permainan dan kualitas pemain.
Prediksi Indonesia vs Iran adalah salah satu kekuatan sepakbola di Timur Tengah. Lalu, Jika dilihat dari keseluruhan, Iran lebih unggul dari timnas Indonesia. Iran sudah beberapa kali ikut Piala Dunia pada tahun 1978, 1998 dan 2006 dan beberapa pemainnya ikut kompetisi di beberapa klub Eropa. Bahkan Iran memiliki prestasi 3 kali menjadi juara Asia pada tahun 1968, 1972 dan 1976.
Prediksi Skor Pertandingan Indonesia vs Iran
Prediksi Skor Pertandingan Indonesia vs Iran
Pertemuan pertama terjadi di Asian Games 1966, tepatnya 15 Desember 1996. Saat itu Indonesia kalah 1-0 di laga Grup 2. Pertemuan selanjutnya berlangsung di Asian Games 1970. Saat itu tim Merah Putih sukses menahan imbang Iran 2-2. Pertemuan terakhir kedua negara terjadi di Kualifikasi Piala Asia 1984 Grup 1, dan Indonesia kembali menelan kekalahan 1-0 dari Iran.
Dalam keadaan lawan yang seperti ini, Indonesia tak akan gentar dalam melakoni laga tersebut. Sebab biasanya timnas Indonesia lebih berkembang kalau berhadapan dengan tim asal Timur Tengah, semacam Iran. Jadi beberapa pengalaman dan prestasi yang dimiliki Iran, tak akan membuat nyali pemain timnas Indonesia menjadi ciut. Namun tim besutan pelatih asal Belanda, Wim Rijsbergen perlu menghindari permainan bola “long passing”, berharap bisa memperagakan permainan bola-bola pendek yang cepat, disiplin dan harus berani menekan dalam bermain.
Jadi saya pikir timnas Indonesia bisa menggapai hasil maksimal, paling tidak bisa menahan imbang di Teheran. Hasil itu bisa kita raih, asalkan mental, kepercayaan diri dan motivasi pemain tetap tinggi, seperti bermain di Indonesia.

17 Agustus 2011

C. Gonzales


Para sahabat-sahabat Jordanaulia, kali ini gw mau ngebahas tentang C. Gonzales.. Sang Predator di mulut gawan lawan yg selalu membahayakan. Berikut Biografinya :

Christian Gérard Alvaro González lahir di Montevideo, Uruguay, 34 tahun silam. Ia adalah pesepakbola berdarah asing pertama yang bermain di tim nasional Indonesia melalui proses naturalisasi.
Christian Gonzales memulai karirnya di Indonesia pada tahun 2003 silam. Klub labuhan pertamanya di Indonesia adalah PSM Makassar. Di klub tersebut, Gonzales menunjukkan ketajamannya dengan mencetak 27 gol selama satu musim, sekaligus mengantar klub tersebut menjadi runner up (juara 2)  ISL. Namun di musim berikutnya, Christian dikenai sangsi larangan bermain selama semusim dan denda Rp. 20 juta oleh PSSI, karena memukul seorang offisial dari tim Persita Tangerang.
Setelah bebas dari skorsing, Christian memperkuat tim Persik Kediri pada tahun 2005. Selama 4 tahun membela klub tersebut, ia mencetak total 100 gol dari 102 pertandingan dan menjadi top skorer Liga Indonesia selama dua musim berturut-turut (2005 dan 2006). Pada tahun 2006, Christian Gonzales dinobatkan sebagai pemain termahal Indonesia  dengan gaji mencapai Rp 1,2 miliar per tahun.
Ketajaman Christian Gonzales berbanding lurus dengan keberingasannya. Di tahun 2008, ia kembali diskors oleh PSSI karena tindakan tidak sportif. Pada tahun yang sama pula, pemain yang mendapat julukan El Loco (Si Gila) ini mengalami konflik dengan manajemen Persik. Pasalnya krisis finansial yang dialami Persik membuat manajemen harus melakukan rasionalisasi gaji. El Loco tidak menyetujui keputusan tersebut.
Pada awal tahun 2009, ia hengkang ke Persib dengan status pinjaman, remisi (penangguhan) yang diberikan ketua PSSI Nurdin Halid membuatnya mampu bermain kembali di Liga Indonesia. Gajinya di klub asal Bandung tersebut mencapai 60 juta rupiah per bulan. Kembali El Loco mengganas. Ia mampu mencetak 14 gol dari 16 pertandingan di paruh musim tersebut, dan berhasil masuk ke jajaran top skorer Liga Indonesia musim 2009, hanya kalah dari Boas Salossa dengan torehan 28 gol.
Setelah musim 2008 berakhir, Persib mengontrak El Loco sebagai pemain tetap, karena ia berstatus bebas-kontrak setelah kontraknya di Persik Kediri habis.
Disamping ketajamannya sebagai penyerang, Christian Gonzalez dikenal dengan sikapnya yang tempramental. Sejak pertama kali merumput di Indonesia tahun 2003, dia sudah mendapat hukuman dari Komisi Disiplin PSSI sebanyak lima kali karena perilaku kekerasan terhadap lawan dan pelecehan terhadap wasit. Akan tetapi hukumannya hampir tidak pernah dilaksanakan secara efektif karena ketua umum PSSI Nurdin Halid yang terkesan melindunginya. Bahkan untuk kasusnya yang ke-5, Badan Liga Indonesia mengaku tidak bisa berbuat apa-apa ketika hukuman larangan bermain yang seharusnya 12 bulan dibatalkan oleh Nurdin Halid ketika hukuman baru berjalan 3 bulan. Hal ini dipertanyakan beberapa pihak, termasuk PSMS Medan yang menyatakan bahwa PSSI telah menghilangkan unsur pembelajaran dan Nurdin Halid sangat pilih kasih dalam memberi ampunan.
Berikut daftar ‘kasus’ yang pernah dibuat oleh El Loco selama merumput di Indonesia:
  • Pada putaran kedua Liga Indonesia 2004, Christian Gonzalez memukul pengurus Persita Tangerang di Stadion Benteng. Dia dihukum setahun oleh Komdis PSSI, namun bisa merumput kembali ketika hukuman baru berjalan 6 bulan.
  • Pada putaran final Liga Indonesia 2006, Christian Gonzalez menanduk penyerang PSIS Semarang, Emanuel de Porras. Dia dihukum sebanyak tiga pertandingan untuk itu, namun tidak pernah dijalankannya.
  • Pada tahun 2007, dia meludahi wasit Hidayat ketika Persik Kediri dijamu Pelita Jaya. Dia dihukum sebanyak tiga pertandingan untuk itu, namun tidak pernah dijalankannya.
  • Di babak delapan besar Liga Indonesia 2007, dia berkelahi dengan bek Persija Jakarta, Abanda Herman. Namun lagi-lagi hukuman tiga pertandingan yang didapatkannya tidak pernah dilaksanakan.
  • Pada bulan November 2008, Komdis PSSI menjatuhkan hukuman larangan bermain 1 tahun kepadanya karena memukul bek PSMS Medan, Erwinsyah Hasibuan. Dia mengajukkan banding ke Komisi Banding PSSI, namun bandingnya ditolak, dan Komisi Banding ikut menguatkan sanksi yang diberikan oleh Komisi Disiplin. Akan tetapi pada Februari 2009 dia dinyatakan boleh bermain untuk Persib Bandung setelah Ketua Umum PSSI Nurdin Halid memberikannya pengampunan.
Meskipun berperilaku beringas di lapangan, Gonzales amat mencintai Indonesia. Ia menikah dengan wanita berdarah Batak, Eva Nurida Siregar, dan memiliki 2 orang anak dari pernikahan tersebut. Christian juga memiliki 2 orang anak dari perkawinannya sebelumnya. Gonzales adalah seorang muslim. Ia menjadi mualaf setelah menikah dengan Eva Siregar yang beragama Islam.
Rasa cinta Gonzales tidak hanya demikian. Ketika ayahnya jatuh sakit dan meninggal beberapa waktu lalu pun dirinya tidak kembali ke Uruguay untuk menjenguk sang ayah. Sejak lama Gonzales sudah meminta agar kewarganegaraannya diubah, ia sangat ingin membela timnas Indonesia. Pada tanggal 1 November 2010, impiannya terkabul. Christian Gonzales resmi menjadi Warga Negara Indonesia dan pada tanggal 21 november ia melakukan debut perdananya bersama timnas sepakbola Indonesia. Kini ia termasuk satu dari 22 pemain yang dipanggil pelatih Alfred Riedl untuk membela timnas Indonesia di ajang AFF Cup.
Gol pertama El Loco di ajang resmi adalah ketika Indonesia melibas Malaysia pada ajang piala AFF 4 Desember silam. Pada pertandingan-pertandingan berikutnya, ia kerap menciptakan peluang bagi Indonesia. El Loco mengaku bahagia mengenakan jersey Merah-Putih. Ia ingin bermain membela Indonesia sampai umur 40 tahun.
Kita lihat apakah ketajaman Gonzales dapat menjadi ‘paruh’ Garuda Merah Putih untuk kembali disegani di kancah internasional. Salut El Loco! :D
Profil singkat Christian Gonzales:
Nama lengkap : Christian Gérard Alvaro González
Nama beken : El Loco (“Si Gila”)
Tempat / Tanggal lahir : Montevideo, Uruguay / 30 Agustus 1976 (umur 33)
Tinggi :185 cm
Posisi bermain : Striker
Karir klub:
Sud America  (1995-1997)
Huracan Ctes (1997)
Sud America (1998-2000)
Deportivo Maldonado (2000-2003)
PSM Makassar  (2003-2004)
Persik Kediri (2005-2009)
Persib Bandung (2009 / Pinjaman)
Persib Bandung (2009-sekarang)
Timnas:
Indonesia : (6/3)
Prestasi :
Klub
  • Juara Liga Indonesia 2006-2007
Individu
  • Pencetak Gol Terbanyak Liga Indonesia 2003-2004 dengan 27 gol
  • Pencetak Gol Terbanyak Liga Indonesia 2005-2006 dengan 30 gol
  • Pencetak Gol Terbanyak Liga Indonesia 2006-2007 dengan 32 gol
  • Pencetak Gol Terbanyak Liga Indonesia 2007-2008 dengan 26 gol
  • Pencetak Gol Terbanyak Indonesia Super League 2008-2009 dengan 28 gol
  • Pencetak Gol Terbanyak Kedua Indonesia Super League 2009-2010 dengan 18 gol
  • Pencetak Gol Terbanyak Kedua Piala Indonesia 2005-2006 dengan 10 gol
  • Pencetak Gol Terbanyak Kedua Piala Indonesia 2006-2007 dengan 8 gol
  • Pencetak Gol Terbanyak Kedua Piala Indonesia 2007-2008 dengan 5 gol
  • Pencetak Gol Terbanyak Kedua Piala Indonesia 2008-2009 dengan 7 gol
  • Pencetak Gol Terbanyak Piala Indonesia 2009-2010 dengan 10 gol
Mungkin itu saja biografi C. Gonzales, semoga para sahabat-sahabat Jordanaulia terhibur dengan artikel tentang biografi C. Gonzales ini. Thank’s..

03 Agustus 2011

Jatim Sumbang 8 Pemain Timnas U-23

Share |
Timnas-U-23.jpg


Seperti dikutip Surya.co.id, Minggu (31/7/2011) enam pemain itu adalah Irfan Raditya (Arema), Dendi Santoso (Arema), Yongky Aribowo (Arema), Kim Jeffry Kurniawan (Persema), Hendro Siswanto (Persela) dan Zulham Zamrun (Persela).

Selain enam nama itu, ada dua nama lagi asal Jatim yang bakal bergabung dengan timnas U-23 setelah menuntaskan Pra Kualifikasi Piala Dunia. Mereka adalah Irfan Bachdim dan Kurnia Meiga yang saat ini memperkuat timnas senior.

Pelatih Kepala Timnas U-23, Rahmad Dharmawan (RD) menuturkan, proses seleksi belum usai. Selain akan ada tahap selanjutnya, juga masih ada empat pemain lain yang diberi kesempatan mengikuti seleksi susulan.

Mereka adalah Andik Vermansyah (Persebaya 1927), Patrick Wanggai (Persidafon), Marcelino Mandagi (Bontang FC), dan Fery Bayu Thomas (kiper Persela 21). “Pemain-pemain ini kami beri waktu sekitar seminggu, atau sesuai kondisi yang dibutuhkan,” kata Rahmad, Sabtu (31/7/2011).