Pasang Iklan Disini!

11 Oktober 2013

Indra Sjafrie Cari Bibit Potensial Untuk AFF CUP U-19

Munculnya para pemain muda berbakat dengan talenta-talenta bagus dalam skuad U-19 membukakan mata insan sepakbola Indonesia bahwa negeri ini sebenarnya memiliki banyak mutiara terpendam di daerah-daerah pedalaman se-Nusantara.
Dan Indra Sjafri mungkin hanyalah satu dari sekian banyak pelatih kawakan di Indonesia yang menemukan mutiara tersebut. Melalui metode blusukan ke daerah-daerah terpencil, perjuangan Indra akhirnya berbuah manis.
Sejak dipercaya melatih Timnas U-19, pria yang dulunya berprofesi sebagai instruktur pelatih PSSI ini mengaku telah mengunjungi 34 daerah pelosok-pelosok se-Indonesia untuk menemukan pemain untuk memperkuat Garuda Jaya.
Maka jangan heran jika skuad Garuda Jaya besutan Indra mayoritas berasal dari klub antah-berantah yang mungkin belum terdengar sebelumnya. Sebut saja misalnya, Yabes Roni Malaifani, pemain yang baru bergabung dalam skuad U-19 jelang Kualifikasi AFC berlangsung.
Indra mengaku mendapatkan pemain di posisi penyerang ini dari ujung timur kepulauan Indonesia. "Yabes, dia anak Nusa Tenggara Timur lahir di Alor, saya langsung menemuinya di Alor. Dia calon pemain besar di masa depan dan akan jadi kartu truf kami di event AFC," tutur Indra, kemarin.
Nama Yabes memang tak tercantum dalam skuad U-19 yang menjuarai AFF di Sidoarjo lalu. Namun kali ini dia akan jadi salah satu opsi penyerang Timnas U-19 selain Muchlis Hadi Ning Syaifullah, Muhammad Dimas Drajad, dan Angga Febriyanto Putra
Inilah juga yang membedakan Indra dengan pelatih timnas sebelumnya. Jika pelatih timnas yang lain hanya mengandalkan para pemain yang tenar lewat media atau berasal dari klub-klub besar, maka Indra terus mencari sampai ke pelosok negeri untuk mendapatkan mutiara yang masih terpendam.
Bukan karena bingung mencari pemain yang pas, tapi Indra mencari pemain yang punya kualitas bagus, fisik kuat, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Inilah menjadi kunci kesuksesan Indra di Piala AFF U-19, yang diharapkan menular di ajang Kualifikasi Piala Asia U-19.

0 komentar:

Posting Komentar

*