Pasang Iklan Disini!

Tampilkan postingan dengan label Informasi Olahraga Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi Olahraga Indonesia. Tampilkan semua postingan

09 Oktober 2015

7 Pemain Voli Wanita Tersexy di Dunia 2015

   
Olahraga voli wanita adalah gudangnya wanita cantik. Mereka juga berbondong-bondong melihat wanita yang meloncat dan melakukan smash. Wanita perkasa yang cantik dan penuh keringat selalu memberikan pesona yang besar.
Anyway, inilah tujuh pemain voli paling cantik di dunia. Awas kalau lihat jangan dekat-dekat nanti kena smash!

1. Yolla Yuliana [Indonesia]

Begitu melihat Yolla mungkin yang ada di pikiran kita adalah ia seorang model. Namun sebenarnya Yolla adalah seorang pemain voli profesional Indonesia. Bahkan tergabung sebagai salah satu tim inti di SEAGAMES 2013 silam.

     Image result for Yolla Yuliana [Indonesia]

Mojang Bandung ini memiliki tinggi sekitar 180 cm dan berperan sebagai quicker jika di lapangan. Di luar lapangan saat menjelma menjadi wanita biasa, pesonanya akan semakin keluar. Perhatikan foto di atas. Ternyata voli menyimpan banyak permata yang kadang tidak pernah kita sadar.

2. Sabrina Altynbekova [Kazakhstan]

Memulai daftar ini kita akan terbang menuju negara Kazakhstan. Kita akan berkenalan kembali dengan Sabrina Altybekova. Seorang pemain voli profesional dengan usianya yang masih 18 tahun. Sejak muncul di media masa, Sabrina langsung menjadi buah bibir.

             

Ya, kecantikan dari gadis cantik berambut panjang ini mempesona banyak orang. Terutama para pria. Meski cantik, ternyata Sabrina dikenal sangat tangguh dalam bermain voli. Cantik bukan cuma hiasan di wajah saja!

3. Gabrielle Reece [Amerika]

Daftar ini harus memasukkan Gabrielle Reece sebagai jajaran papan atas pemain voli paling cantik. Dalam sejarah pervolian Amerika, Gabrielle dikenal sangat tangguh, bahkan sempat memiliki banyak sekali penghargaan.
 

Selain bermain voli ternyata Gabrielle juga bekerja sebagai model. Posenya banyak sekali muncul di majalah besar dunia. Sebut saja Elle dan juga majalah panas Playboy. Cantik, seksi, dan tangguh adalah paduan sempurna yang hadir dalam wujud Gabrielle Reece.

4. Marta Menegatti [Italia]

Marta adalah pemain voli profesional yang berasal dari Italia. Di umur yang masih mencapai 22 tahun ia telah mewakili negaranya di Olimpiade London. Kamampuannya dalam memukul bola dan bertahan di lapangan tak bisa diragukan lagi.
Marta Menegatti [image source] 

Marta memiliki mata yang indah serta senyum yang menenangkan. Tak ayal hal ini membuat banyak sekali pria tertarik padanya. Di setiap pertandingan yang dilakukan, Marta pasti kebanjiran penonton yang mayoritas pria. Well, wajar sih ya!

5. Maren Brinker [Jerman]

Maren Brinker adalah pemain voli nasional Jerman. Ia memulai kariernya secara profesional sejak tahun 2005. Kemampuannya bertanding sebagai wing spiker tak mudah dikalahkan oleh lawan. Itulah mengapa kariernya terus menanjak dan beberapa kali direkrut club voli besar di Jerman, Italia, hingga Polandia.
Maren Brinker [image source]

Maren memiliki wajah cantik yang sangat tegas. Anda bisa melihatnya saat ia serius melakukan pukulan pada bola. Meski demikian, pesona dari wajah serius cukup membuat banyak pria jatuh hari padanya. Mungkin termasuk anda.

6. Lucia Fresco [Argentina]

Jika ingin mendekati Lucia kita harus hati-hati. Pasalnya gadis yang lahir tahun 1991 ini memiliki tinggi badan 191 cm. Bisa jadi tinggi badan kita kalah dengannya. Lucia sejak kecil sangat menyukai voli, itulah mungkin yang menyebabkan tinggi badannya fantastis.
Saat ini Lucia bermain untuk tim voli nasional Argentina. Di luar tim nasional, ia dikontrak untuk main di SC Potsdam hingga tahun 2014. Mulai tahun 2015-2016 ia masuk ke tim Volley Soverato di Italia. Hebat!
    

7. Marija Usic [Kroasia]

Maria Usic adalah pemain voli nasional yang berasal dari Kroasia. Gadis cantik yang layak jadi model ini memiliki tinggi sekitar 185 cm. Cukup tinggi jika dibandingkan dengan gadis-gadis di negaranya.
             
Tubuh bagus, atletis dengan wajah yang cantik membuat Marija selalu banyak menarik perhatian. Saat ini Marija bermain di club voli Belgia setelah sebelumnya bermain di Prancis, Turki, dan Italia. Well, kalau saja bermain di Indonesia, pasti banyak penggemarnya! Sebenarnya voli menuntut pemainnya untuk memiliki stamina kuat, bahkan rela jatuh bangun untuk menjaga bola. Hanya wanita-wanita tangguh yang mampu dan mau terus bertahan. Salut untuk gadis-gadis cantik. Selain mempesona, mereka juga tangguh di lapangan.




28 Januari 2014

Irfan Bachdim akan Bermain di Liga Jepang 2014

Manajemen Ventforet Kofu memperkenalkan Irfan Bachdim sebagai pemain baru mereka.
Perkenalan Irfan Bachdim dilakukan di Kantor PT Garuda Indonesia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (27/1/2014).
Pesepak bola berusia 25 tahun telah menandatangani kontrak berdurasi satu musim. Irfan akan membela klub asal Perfektur Yamanashi di kompetisi J-League Division 1, pada musim 2014.
"Manajemen mengikat kontrak selama satu musim dengan Irfan Bachdim. Besarnya nilai kontrak, kami tidak bisa menyebutkan," ujar Satoru Sakuma, General Manager Ventforet Kofu.
Suami Jennifer Kurniawan telah mengikuti trial di Ventforet Kofu pada Desember 2013. Walaupun hanya mengikuti trial selama hampir satu minggu, manajemen klub dan tim pelatih menilai bahwa Irfan Bachdim merupakan pemain potensial.
"Dia mengikuti trial selama tiga hari. Tapi, dalam waktu singkat dia dapat menunjukkan kualitasnya sebagai pemain berpotensi. Dia bagus dalam penguasaan bola, bergerak cepat, pandai menempatkan posisi," tuturnya.
Irfan Bachdim merupakan pemain pertama asal Indonesia yang bermain di kompetisi J-League, selama dua dekade terakhir. Sebelumnya, Ricky Yakobi pernah bermain di kompetisi Liga Jepang saat memperkuat Masushita (Gamba Osaka) pada 1988, dan bermain di Divisi Dua.

15 November 2013

Indra Sjafrie Siap Coret Pemain Timnas U-19

 
Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri menegaskan bahwa para pemain yang ada saat ini belum tentu aman dari pergantian. Indra menyebut, komposisi pemain masih sangat mungkin mengalami perubahan.
Menurutnya, dengan jumlah 40 pemain yang tengah mengikuti pemusatan latihan di Kota Batu, bisa dipastikan persaingan antar pemain akan berlangsung sangat ketat.

"Jadi, tidak ada jaminan pemain yang sebelumnya masuk tim inti Piala AFF 2013 dan kualifikasi Piala AFC 2014 beberapa waktu, tidak akan dicoret," katanya seperti dilansir Antara.

Ditambahkan Indra, ada beberapa faktor yang akan menjadi acuan tim pelatih untuk melakukan seleksi pemain. Di antaranya kemampuan individu, taktik, fisik, mental dan juga kedisiplinan.
"Kalau ada pemain yang tidak disiplin, sudah pasti ada sanksi tetapi sifatnya tidak merugikan. Semua faktor-faktor itu akan dipantau selama pemusatan latihan," tandasnya.


Saat ini para penggawa Timnas U-19 digembleng di Kota Batu sebagai bagian dari persiapan jelang Piala AFC U-19 di Myanmar pada 2014 nanti. Rencananya latihan tahap awal ini berlangsung selama dua bulan hingga Januari 2014 dan lebih difokuskan untuk meningkatkan kondisi fisik para pemain.

11 Oktober 2013

Indra Sjafrie Cari Bibit Potensial Untuk AFF CUP U-19

Munculnya para pemain muda berbakat dengan talenta-talenta bagus dalam skuad U-19 membukakan mata insan sepakbola Indonesia bahwa negeri ini sebenarnya memiliki banyak mutiara terpendam di daerah-daerah pedalaman se-Nusantara.
Dan Indra Sjafri mungkin hanyalah satu dari sekian banyak pelatih kawakan di Indonesia yang menemukan mutiara tersebut. Melalui metode blusukan ke daerah-daerah terpencil, perjuangan Indra akhirnya berbuah manis.
Sejak dipercaya melatih Timnas U-19, pria yang dulunya berprofesi sebagai instruktur pelatih PSSI ini mengaku telah mengunjungi 34 daerah pelosok-pelosok se-Indonesia untuk menemukan pemain untuk memperkuat Garuda Jaya.
Maka jangan heran jika skuad Garuda Jaya besutan Indra mayoritas berasal dari klub antah-berantah yang mungkin belum terdengar sebelumnya. Sebut saja misalnya, Yabes Roni Malaifani, pemain yang baru bergabung dalam skuad U-19 jelang Kualifikasi AFC berlangsung.
Indra mengaku mendapatkan pemain di posisi penyerang ini dari ujung timur kepulauan Indonesia. "Yabes, dia anak Nusa Tenggara Timur lahir di Alor, saya langsung menemuinya di Alor. Dia calon pemain besar di masa depan dan akan jadi kartu truf kami di event AFC," tutur Indra, kemarin.
Nama Yabes memang tak tercantum dalam skuad U-19 yang menjuarai AFF di Sidoarjo lalu. Namun kali ini dia akan jadi salah satu opsi penyerang Timnas U-19 selain Muchlis Hadi Ning Syaifullah, Muhammad Dimas Drajad, dan Angga Febriyanto Putra
Inilah juga yang membedakan Indra dengan pelatih timnas sebelumnya. Jika pelatih timnas yang lain hanya mengandalkan para pemain yang tenar lewat media atau berasal dari klub-klub besar, maka Indra terus mencari sampai ke pelosok negeri untuk mendapatkan mutiara yang masih terpendam.
Bukan karena bingung mencari pemain yang pas, tapi Indra mencari pemain yang punya kualitas bagus, fisik kuat, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Inilah menjadi kunci kesuksesan Indra di Piala AFF U-19, yang diharapkan menular di ajang Kualifikasi Piala Asia U-19.

10 Oktober 2013

Kit Futsalismo 2013 Siap Digelar

KIT Futsalismo, turnamen futsal berskala nasional yang mempertandingkan kategori SMA, Perguruan Tinggi, dan klub, kembali bergulir.
Khusus wilayah Jakarta, turnamen berlangsung mulai 9 hingga 12 Oktober 2013, di Gelanggang Olahraga dan Rekreasi (GOR) Ciracas, Jakarta Timur.
"Untuk wilayah Jakarta, turnamen diikuti masing-masing 12 tim dari kategori SMA, Perguruan Tinggi dan tim umum atau klub. Lima besar berhak maju ke babak Champions Games, tanggal 26 sampai 30 November di GOR POPKI, Cibubur, Jakarta Timur," kata Presiden Direktur PT SC Johson & Son Indonesia, Anak Agung Gde Agung, di Jakarta, Senin (7/10/2013).
Kit Futsalismo fase regional, yaitu di Banjarmasin, Makassar, Medan, Bali, Surabaya, dan Solo sudah digelar. Setelah Jakarta, babak regional akan berlangsung di Bandung.
"Turnamen ini bertujuan untuk mengantar generasi muda Indonesia berprestasi melalui ajang olahraga futsal," ujar Anak Agung.
Langkah ke depan, lanjut Anak Agung, pihaknya berencana membangun stadion dan tim sendiri. Manajer Cataluna Sportindo Novian F Siregar, sebagai penyelenggara, menjelaskan Kit Futsalimo menggunakan sistem gugur dua pertandingan dengan total hadiah mencapai Rp 400 juta. Khusus tahun ini, penyelenggara menggelar klinik kepelatihan.

27 Mei 2013

Arsenal dan Manchester City Ingin Membeli Klub Indonesia


Entah hanya angin segar belaka atau memang fakta apa yang dikatakan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo yang mengatakan sejumlah klub Eropa tertarik mengakusisi beberapa klub di Indonesia.
“Manchester City dan Arsenal menyatakan keinginannya berinvestasi di beberapa klub kita,”  ungkap Roy Suryo seperti dilansir dari Tempo di Kuala Lumpur International Airport.
Tak hanya itu, Roy juga mengaku kalau dirinya telah bertemu beberapa pemilik klub Inggris dan pengurus Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB). Di Inggris Roy Suryo bertemu manajemen Etihad dan juga pemilik Manchester City, Sheikh Mansour.
Kepada mereka, Roy Suryo menjelaskan pemerintah Indonesia menyambut baik keinginan klub Eropa untuk menyemarakkan olahraga Indonesia. Pemerintah akan berposisi sebagai pemantau dan pengatur regulasi.
Pada pertemuan di markas Manchester City di Wembley, pemerintah memberi peluang bagi semua pihak yang ingin menyemarakkan olahraga Indonesia, termasuk menjalin kerjasama.
“Pemerntah tidak ikut andil langsung di dalamnya, namun dari awal pemerintah akan mengatur regulasinya,”terang Roy.

03 April 2013

Indonesia Berada di Grup Neraka di Ajang Sudirman Cup 2013

Kuala Lumpur-Tim Sudirman bulutangkis Indonesia harus berjuang keras dalam perebutan Piala Sudirman, pada 19-26 Mei 2013 mendatang, di Kuala Lumpur, Malaysia. Pasalnya Indonesia berada di Grup A, bersama kekautan utama bulutangkis dunia yang sekaligus juara bertahan Cina dan India. 

Sedangkan di grup B dihuni Thailand, Korea dan Hongkong. Disusul tuan rumah Malaysia berada di grup C bersama Jerman dan Cina Taipei, sedangkan raksasa bulutangkis Eropa, Denmark satu grup bersama Jepang dan Singapura. 

Pengundian grup dilaksanakan di Hotel Berjaya, Kuala Lumpur, Kamis 28 Maret 2013. Mereka yang turut menyaksikan acara pengundian grup adalah Sekretaris Jenderal Federasi Bulutangkis Dunia (BWF, Badminton World Federation), Thomas Lund, Sekretaris Jenderal Federasi Bulu tangkis Malaysia, Ng Chin Chai dan pelatih kepala tim bulutangkis Malaysia, Rashid Sidek. Sementara Indonesia diwakili staf dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur. 


Berikut hasil lengkap undian grup Sudirman Cup 2013: 

Level 1: 

Grup A: Cina, Indonesia, India 

Grup B: Thailand, Korea, Hongkong 

Grup C: Malaysia, Jerman, Cina Taipei 

Grup D: Denmark, Jepang, Singapura 

Level 2: 

Grup 2A:
 Rusia, Amerika, Swedia, Skotlandia 

Grup 2B:
 Belanda, Prancis, Kanada, Austria 

Level 3: 

Grup 3A: Ukraina, Selandia Baru, Turki, Sri Lanka 

Grup 3B:
 Swiss, Vietnam, Australia, Lituania 

Level 4: 

Grup 4: Afrika Selatan, Philipina, Khazakstan 

08 Maret 2013

Inilah 58 Nama Pemain yang Mengiukuti Seleksi Timnas

Peluang pemain-pemain terbaik sepakbola Indonesia untuk kembali memperkuat tim nasional semakin terbuka.

Hal tersebut dapat dilihat dari rilis terbaru Badan Tim Nasional (BTN) terkait pemain-pemain yang dipanggil untuk melakukan seleksi jelang laga menghadapi Arab Saudi pada 23 Maret mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.

Dalam rilisnya, BTN memanggil 58 pemain yang terdiri dari pemain-pemain di kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Indonesian Premier League (IPL).

Dalam daftar tersebut, terdapat nama-nama tenar seperti Greg Nwokolo, Ahmad Bustomi, Hamka Hamzah, hingga Sergio van Dijk. 

Berikut adalah nama-nama pemain yang dipanggil BTN:

Kiper:
Kurnia Meiga, Samsidar, I Made Wirawan, Jandia Eka Putra, Endra Prasetya, Deny Marcell.

Defender: Hamka Hamzah, Riccardo Salampessy, Victor Igbonefo, M. Robby, Zulkifli Syukur, Ruben Sanadi, Supardi, Toni Sucipto, Hasim Kipuw, Novan Setyo, Syaifullah, Arif Nuansyah, Suyatno, Nopendi, Faturrahman, Syahrizal, Diego Michiels, Raphael Maitimo.

Midfielder: Ahmad Bustomi, Emmanuel Wanggai, Egi Melgiansyah, Ferdinand Sinaga, Ian Louis Kabes, Zulham Zamrun, Bayu Gatra, M. Ridwan, Firman Utina, Boaz Solossa, Eka Ramdhani, Ponaryo Astaman, Arif Suyono, Nur Iskandar, Andik Vermansyah, Faisal Amri, Dedi Hartono, Stefano Lilipaly, Toni Cussel, Okto Maniani, Anggi.

Striker: Greg Nwokolo, Patrich Wanggai, Ferinando Pahabol, Tantan, Sergio van Dijk, Titus Bonai, Jajang Mulyana, Irfan Bachdim, Mario Aibekop, Husin, Musafri


Harapan masyarakat pecinta sepakbola di tanah air untuk bisa menyaksikan meleburnya pemain Indonesia Super League (ISL) dan Indonesia Premiere League (IPL) dalam satu Tim Nasional (Timnas) makin mendekati kenyataan.

Dalam rilis terbaru Badan Tim Nasional (BTN), terdapat 58 pemain yang dipanggil ke timnas jelang laga menghadapi Arab Saudi pada 23 Maret mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Ke-58 pemain tersebut merupakan gabungan pemain dari IPL dan ISL.

BTN pada awalnya hanya memanggil 37 nama untuk masuk seleksi. Namun Senin (4/3), BTN kembali merilis daftar nama baru yang jumlahnya mencapai 58 pemain.

Wakil Ketua BTN Harbiansyah Hanafiah, mengatakan, pemanggilan tersebut dilakukan setelah mendapat masukan dari pelatih Timnas, Luis Manuel Blanco.

"Nama-nama itu sudah menjadi pertimbangan dari pelatih Luis Manuel Blanco. Ini adalah gabungan dari pemain ISL dan IPL," ujar Harbiansyah saat ditemui di kantor PSSI, Jakarta, Senin (4/3).

Harbiansyah mengatakan, pemain akan mulai aktif menjalani pemusatan latihan pada tanggal 7 Maret mendatang. Pemanggilan pemain secara resmi juga dilakukan Senin (4/3), melalui surat kepada klub dan telepon langsung kepada pemain.

"Pemanggilan dilakukan hari ini. Nantinya akan kita komunikasikan langsung dengan klub-klub pemilik pemain," kata Harbiansyah.

Berikut adalah nama-nama pemain yang dipanggil BTN:

Kiper:
Kurnia Meiga, Samsidar, I Made Wirawan, Jandia Eka Putra, Endra Prasetya, Deny Marcell.

Defender: Hamka Hamzah, Riccardo Salampessy, Victor Igbonefo, M. Robby, Zulkifli Syukur, Ruben Sanadi, Supardi, Toni Sucipto, Hasim Kipuw, Novan Setyo, Syaifullah, Arif Nuansyah, Suyatno, Nopendi, Faturrahman, Syahrizal, Diego Michiels, Raphael Maitimo.

Midfielder: Ahmad Bustomi, Emmanuel Wanggai, Egi Melgiansyah, Ferdinand Sinaga, Ian Louis Kabes, Zulham Zamrun, Bayu Gatra, M. Ridwan, Firman Utina, Boaz Solossa, Eka Ramdhani, Ponaryo Astaman, Arif Suyono, Nur Iskandar, Andik Vermansyah, Faisal Amri, Dedi Hartono, Stefano Lilipaly, Toni Cussel, Okto Maniani, Anggi.

Striker: Greg Nwokolo, Patrich Wanggai, Ferinando Pahabol, Tantan, Sergio van Dijk, Titus Bonai, Jajang Mulyana, Irfan Bachdim, Mario Aibekop, Husin, Musafri

06 Maret 2013

Bahayanya Minum Air Es Setelah Olahraga

Aktivitas olahraga menyebabkan tubuh berkeringat sehingga cairan dalam tubuh berkurang atau dehidrasi. Minum bisa mengatasi masalah dehidrasi. Biasanya beberapa orang memilih minum air es usai berolahraga, karena rasanya yang segar. 

Lalu ada asumsi yang berkembang bahwa minum air es usai berolahraga bisa menimbulkan penyakit jantung. Benarkah pendapat tersebut? 

Dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat, Dr dr Afriwardi, SpKO,MA menegaskan, belum ada satu pun kepustakaan ilmiah yang membuktikan bahwa meminum air es setelah berolahraga menimbulkan penyakit jantung. Karena itu, cerita yang berkembang di masyarakat tersebut belum bisa dibuktikan secara medis. 

Menurutnya, minum setelah berolahraga memang diharuskan untuk mengatasi dehidrasi yang terjadi pada tubuh. Untuk mengembalikan status dehidrasi uasi berolahraga, Afriwardi menyarankan, ”minumlah minuman bersuhu dingin dengan konsentrasi gula rendah, serta ditambah sedikit garam. Jadi seperti kita membuat larutan oralit saat membantu orang diare." 

Jika pilihannya meminum jus buah, itu bisa saja dilakukan setelah berolahraga. Hanya saja, jus buah yang diminum harus dalam konsentrasi rendah, artinya jus yang tidak pekat atau kental.  

Lalu bagaimana dengan minuman kaleng yang disebut-sebut mengandung ion, apakah baik dikonsumsi setelah olahraga? 
“Penggunaan minuman kaleng semacam itu boleh saja, asalkan jangan berlebihan,” imbuhnya. Ahli Kesehatan di bidang Kedokteran Olahraga ini merekomendasikan hanya cukup minum satu kaleng setelah olah raga. Sebab, jika penggunaan terlalu banyak justru bisa menimbulkan rasa mual. Tentu pada akhirnya tidak baik bagi kesehatan. 

Sementara mengenai jumlah liter yang perlu diminum setelah bertanding, kebutuhan masing-masing orang tidak sama. Hal itu sangat tergantung kepada intensitas dan lamanya berolahraga. Walau begitu, tentu bisa dihitung kebutuhannya. 

Untuk menghitung kebutuhan air minum setelah berolahraga, idealnya dengan menghitung berat badan sebelum dan sesudah berolahraga, terutama jika olah tubuhnya berat. 


“Selisih berat badan merupakan jumlah cairan yang hilang dan perlu diganti,” urainya. 

Untuk mengukur apakah minuman yang kita konsumsi sudah cukup mengganti hilangnya cairan dalam tubuh, caranya mudah saja. Ukurannya bukan nikmat atau tidak air yang diminum, melainkan rasa haus. 

Afriwardi menegaskan ketika rasa haus hilang setelah ada minuman yang masuk ke dalam tubuh, itu bisa dijadikan tanda untuk menilai kecukupan minum bagi seseorang. Biasanya, dalam kurun waktu dua hingga tiga jam setelah berolahraga akan muncul rasa ingin buang air kecil.

30 November 2012

Indonesia Pasti Bisa Mengalahkan Malaysia


Setelah mendapat pelajaran berharga dari Indonesia, pelatih Singapura Radojko Avramovic coba memperingatkan Malaysia. Pelatih asal Serbia itu memperkirakan Malaysia akan menemui kesulitan saat menghadapi Indonesia, Sabtu (01/12) mendatang.
Diunggulkan kala bersua Indonesia, Singapura malah harus menelan kenyataan pahit, yakni takluk oleh sebiji gol Andik Vermansyah. Meski merasa timnya tidak beruntung saat ditekuk Skuad Garuda, Avramovic tetap memuji kualitas Irfan Bachdim dan kawan-kawan.
"Malaysia tentu akan kesulitan saat menghadapi Indonesia. Saya rasa Indonesia memiliki serangan balik yang berbahaya. Sejauh ini, mereka selalu bisa mencetak gol dengan cara itu," ucap Avramovic dalam penjelasannya kepada wartawan usai laga.
Lebih lanjut, Avramovic menuturkan jika Indonesia memiliki pemain cepat yang kerap kali merepotkan. Setidaknya, hal itulah yang dipelajari oleh pelatih berusia 62 tahun tersebut ketika timnya kalah 0-1, Rabu (28/11).
"Indonesia mempunyai pemain yang cepat dan Malaysia harus berhati-hati. Itu situasi yang terjadi kepada kami dan nyatanya kami kalah," imbuh Avramovich memberikan penjelasan.
Kalah dari Indonesia tak membuat Avramovic berada dalam tekanan. Bagi dirinya, yang terpenting saat ini adalah fokus pada laga berikut agar bisa melaju ke babak semifinal

07 Oktober 2012

Timnas Indonesia Taklukkan Gresik United


Di uji coba kedua, Tim nasional Indonesia hampir mengubah seluruh pemain dari uji coba pertama. Dan hasilnya tampak lebih positif di mana mereka mampu meraih kemenangan atas Gresik United dengan skor 2-0.

Gol tim Merah Putih dicetak oleh Jajang Sukmara dan Patrich Wanggai, sementara Gresik tidak mampu mencetak gol meski mendapatkan peluang emas melalui situasi one-on-one dengan kiper dan juga peluang yang membentur mistar gawang.

Tim nasional Indonesia tampil lebih agresif pada uji coba kedua ini, namun Gresik United yang tampil dengan empat pemain asingnya memperoleh peluang terlebih dahulu. 

Pada menit ke-enam, Aldo Baretto berhasil lepas dari penjagaan dan tinggal berhadapan dengan kiper, tetapi Kurnia Meiga melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis tembakan mantan pemain Persiba Balikpapan tersebut.
Mendominasi permainan, Timnas Indonesia akhirnya berhasil memecah kebuntuan di menit ke-24. Pemain debutan, Jajang Sukmara berhasil membawa Garuda unggul 1-0 melalui sambarannya di dalam kotak penalti.

Tertinggal satu gol, Gresik United mencoba untuk lebih agresif dalam melakukan serangan. Skuat asuhan Suharno sempat mengancam melalui Supandi sebelum Timnas menggandakan kedudukan menjadi 2-0 melalui tendangan first time Patrich Wanggai memanfaatkan umpan Supardi.

Tiga menit kemudian, Gresik hampir memperkecil kedudukan setelah umpan penjuru mereka hanya berbuah tendangan yang membentur mistar gawang. Timnas Indonesia berhasil mempertahankan keunggulan dua gol hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda pertandingan berakhir.

06 Oktober 2012

Pemain Muda Indonesia Diincar Klub Portugal, Siapakah Dia?


Klub Benfica mencoba mendekati pemain Indonesia, Alfin Tuassalamony yang bermain di klub CS Vise di Belgia. Pernyataan itu diungkapkan oleh Chairman CS Vise, Adika Nuraga Bakri, Senin (1/10/2012).
"Benfica tertarik mendatangkan Alfin Tuassalamony. Kami sudah melakukan pembicaraan, namun, menunggu keputusan sampai Juni 2013," ujarnya.
Anak dari Nirwan Bakrie itu mengatakan, sampai saat ini sudah ada pembahasan dengan staf teknis Benfica, namun belum membicarakan soal negosiasi. "Nanti akan kami beritahukan apabila sudah ada pengumuman resmi," tuturnya.
Sebelumnya, media Portugal, A Bola, memberitakan bahwa Benfica menyatakan tertarik kepada Alfin. Jika jadi direkrut, Benfica kemungkinan akan mengirim Alfin ke tim junior dahulu untuk mengasah
kemampuannya.
Selain Alfin Tuassalamony, Benfica juga tertarik merekrut pemain Persebaya Surabaya IPL Andik Vermansyah.

26 September 2012

DC United Memeuji Kecepatan Andik Vermansyah


Masa trial Andik Vermansyah di klub MLS, DC United telah usai. Pemain milik Persebaya Surabaya ini pun telah kembali ke Indonesia.
Berada di DC United selama hampir 2 pekan, pihak DC United menyatakan minatnya kepada pemain kelahiran Jember ini. Pujian pun mengalir dari pelatih DC United, Ben Olsen yang menilai Andik memiliki kecepatan dan teknik yang bagus.
"Andik pemain bagus, teknik bermain bolanya juga bagus, dia sangat cepat, permainannya enak dilihat dan menghibur," kata Ben Olsen, seperti yang dilansir VOA.
Meski mengaku tertarik dengan permainan Andik, Ben Olsen masih belum bisa menetapkan pilihan kepada Andik. Pasalnya, Ben menilai waktu dua minggu dirasa kurang untuk melihat kemampuan Andik sebenarnya, belum lagi transfer window MLS telah tutup. Oleh karena itu, pihak DC United mengembalikan Andik ke Persebaya.
"Andik masih akan sangat berkembang. Kami menikmati waktu bersamanya," sambung pelatih pemilik 37 caps bersama Timnas Amerika Serikat itu.
Pujian serupa juga disampaikan oleh General Manager DC United, Dave Kasper. Keunggulan Andik dalam hal kecepatan membuat Dave Kasper terpesona. Hanya saja Dave menyarankan agar Andik harus lebih bisa menyesuaikan dengan skema permainan DC United yang lebih mengandalkan permainan bola pendek cepat. 

02 September 2012

CS Vise Ditantang Penghuni Dasar Klasemen


Klub asal Belgia, CS Vise yang kini diperkuat beberapa pemain masa depan Indonesia akan kembali melakoni laga penting dalam lanjutan Belgacom League (Divisi Dua). Klub pemuncak klasemen ini akan ditantang klub penghuni dasar klasemen, Tubize, Minggu 2 September 2012.

Menjamu Tubize di Stade de la Cité de l'Oie, kubu CS Vise tampaknya sangat optimis meraih angka penuh sekaligus mempertahankan puncak klasemen. Keyakinan itu juga dimiliki striker timnas Indonesia, Syamsir Alam yang kini juga menjadi opsi di barisan depan Vise.

"Mungkin kesempatan kami menang cukup besar. Tidak ada instruksi khusus dari pelatih sampai sekarang. Yang pasti kami siap dan mudah-mudahan bisa menang," ujar Syamsir kepada VIVAbola.
Sebagai catatan, selain nama Syamsir Alam, Vise juga diperkuat beberapa pemain Indonesia diantaranya Yericho Christiantoko, Alfin Tuasalamony,dan Yandi Munawar.
Menghadapi laga ini, Vise memang punya modal berharga. Sempat ditahan 1-1 oleh Sint-Niklaas pada laga pembuka kompetisi, namun Vise mampu memuncaki klasemen setelah menekuk Brussels dengan skor 3-1 di pertandingan kedua. Vise unggul produktivitas gol dari Mouscron-Péruwelz, AS Eupen dan Oudenaarde yang sama-sama mengoleksi empat poin.

Faktor lain yang membuat tim besutan Manuele Domenicali optimis mengamankan tiga poin di kandang yakni catatan kurang bagus tim tamu. Tubize saat ini harus menghuni dasar klasemen sementara setelah hanya mampu meraih sebiji poin dari dua laga yang telah dilakoninya.

Pada laga perdana, Tubize sempat sukses menahan imbang Lommel United dengan skor 1-1 sebelum akhirnya harus tumbang di kandang Heist dengan kekalahan telak 3-0. 

19 Agustus 2012

5 Atlet Yang Lama Mengabdi Untuk Indonesia

Rudy Hartono

Hingga saat ini belum terdengar ada atlet bulutangkis yang menyamai rekornya. Juara All England tujuh kali berturut-turut, yaitu 1968-1974. Berkat prestasi luar biasa itu, nama pria kelahiran Surabaya pada 18 Agustus 1949 ini pun tercatat dalam Guinness Book of World Record.

Majalah terkemuka Times ikut menobatkannya sebagai Asia Hero. Kemudian Rudy dianugerahi penghargaan Diplome D'Honneur oleh UNESCO, Badan khusus PBB yang menangani masalah pendidikan, keilmuan dan kebudayaan.

Rudy pensiun sejak 1982. Kepada Vista, dia menjelaskan, telah membela tim Indonesia sejak usia 18 tahun. “Saya merasa umur sudah tidak mumpuni lagi untuk tetap bermain,” katanya.

Atas berbagai prestasi di kejuaraan internasional dan mengharumkan Merah-Putih, pemerintah menganugerahinya penghargaan Bintang Jasa Utama. 


Christian Hadinata

Pria kelahiran Purwokerto, 11 Desember 1949 ini adalah atlet bulutangkis yang komplet.
Tunggal hebat, ganda campuran juara, apalagi ganda putra. Di tunggal putra pada kejuaraan All England 1973, yang menumbangkannya di final adalah legenda bulutangkis Indonesia, Rudy Hartono.

Pasangannya di ganda campuran adalah Imelda Wiguna pada 1979. Dan menjadi juara All England pertama kalinya di ganda campuran untuk Indonesia.

Sementara untuk ganda putra, kendati sempat berganti-ganti pasangan, momentum pengumpulan medali paling banyak diraih saat berpasangan dengan Ade Chandra. 

Selain sering jadi juara di All England, suami Yoke Anwar ini juga mempersembahkan
medali emas pada Asian Games saat berpasangan dengan Regina Masli (1974) dan medali perak untuk ganda putra dengan Ade Chandra.

Pernah menjadi juara dunia, Christian juga meraih medali emas di ganda putra dengan Ade Chandra pada Asian Games 1978. Namun untuk ganda campuran, yang dibawa pulang adalah medali perunggu bersama Imelda Wiguna.

Empat tahun kemudian, dua medali emas ia persembahkan dari Asian Games. Yakni, ganda putra dengan Icuk Sugiarto dan campuran dengan Ivana Lie. Masih dengan Ivana, setahun kemudian mereka mendapat medali emas SEA Games.

Pemain yang masuk World Badminton Hall of Fame (2001) ini gantung raket ketika usianya menginjak 37 tahun, persisnya setahun setelah SEA Games 1985, yaitu pada 1986. Christian juga sempat menjadi pelatih.


Fath Daud Wangka

Atlet ski air kelahiran Sangir Talaud, Sulawesi Utara, 10 Mei 1965 ini, pensiun pada usia 47 tahun. Mengikuti SEA Games sejak 1983, Daud memutuskan pensiun usai SEA Games 2011, saat Palembang dan Jakarta menjadi tuan rumah, sekaligus kejuaraan internasional terakhir yang diikutinya. Di 2012 ini dia juga berencana pensiun pada September nanti, usai pergelaran PON XVIII di Riau.

Di usianya yang sudah menginjak 46 tahun, Daud masih ‘sakti’. Medali emas untuk kategori slalom dipersembahkannya untuk Indonesia.

Pencapaian yang diraih oleh Daud memang cemerlang. Pada SEA Games 1983, ia mampu menggaet 4 medali emas dan 1 perak. Lalu di SEA Games 1997, satu emas diperoleh dari nomor slalom. 

Kalau bicara prestasi di kejuaraan nasional, sejak remaja ia sudah meraih medali emas. Bahkan pada kejuaraan senior 1980, dari empat nomor yang diikuti, seluruhnya ia menang dan mendapat medali emas.


Flenty Meity Laurence Enoch


Penantian 12 tahun untuk medali emas di SEA Games tentu bukan waktu sebentar. Flenty, karateka yang turun di nomor kata perseorangan putri pada pesta olahraga Asia Tenggara itu di Palembang-Jakarta pada 2011 lalu membayar penantian tersebut.

Di usianya yang tak lagi muda, 38 tahun, ia berhasil mempersembahkan medali emas bagi Indonesia. Setelah itu wanita yang berlatih karate sejak usia delapan tahun ini, menyatakan pensiun.

Kejuaraan SEA Games 2011 merupakan yang pertama kali untuknya. Maklum sudah tiga kali gagal seleksi untuk masuk dalam barisan atlet kejuaraan terbesar se-Asia Tenggara itu. Namun akhirnya dia diterima dalam tim setelah melihat prestasinya di sejumlah kejuaraan terbuka yang memang dianggap layak. Pada kejuaraan karate tingkat Asia di China pada 2011 – tahun yang sama dengan SEA Games – misalnya, dia berhasil menggondol medali perunggu.

Flenty akhirnya membayar kepercayaan yang diberikan kepadanya. Sekaligus, menutup kariernya sebagai atlet dengan berangkat ke Jerusalem bersama keluarga, seperti yang diimpikan. Berbekal hadiah Rp 400 juta berkat medali emas yang diperoleh, tentu memadai.


Kresna Bayu


Atlet judo ini undur diri di usia 37 tahun, setelah 10 kali ikut SEA Games, tiga kali Olimpiade: Atlanta, Amerika Serikat (1996), Sidney, Australia (2000) dan Athena, Yunani (2004).

Pada penutup keikutsertaannya di SEA Games 2011 lalu, Kresna memperoleh medali perunggu setelah dikalahkan pejudo asal Thailand.  Medali emas terakhir yang diraih pada ajang kompetisi  tersebut, saat diselenggarakan di Laos pada 2009.

Rentetan medali emas yang diperoleh Kresna sejak SEA Games XVIII di Chiang Mai pada 1995. Dua tahun kemudian kembali berjaya dengan meraih dua medali emas sekaligus di kelas 90 kg dan kelas bebas pada SEA Games XIX Jakarta 1997.

Pada event sama tahun 2001 di Kuala Lumpur, lagi-lagi dia menggondol medali emas.  Kini setelah pensiun, pria kelahiran Semarang pada 24 Desember 1974 itu ingin menjadi pelatih.

17 Agustus 2012

Pahlawan Olahraga Indonesia Dapat Bonus


Atlet Indonesia peraih medali Olimpiade London 2012 yaitu Triyatno dan Eko Yuli menerima bonus dari pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Bonus bagi peraih medali perak angkat besi yaitu Triyatno dan peraih medali perunggu yaitu Eko Yuli diberikan secara langsung oleh Menpora Andi Mallarangeng di Wisma Kemenpora Jakarta, Kamis.
Triyanto berhak mendapatkan uang tunai sebesar Rp 400 juta, Eko Yuli menerima Rp 200 juta dan pelatih dari kedua atlet angkat besi tersebut memperoleh bonus sebesar Rp 75 juta.
"Bonus Rp 1 miliar hingga saat ini masih tersimpan karena tidak ada atlet yang mendapatkan medali emas pada Olimpiade London," kata Menpora Andi Mallarangeng setelah menyerahkan bonus.
Menurut dia, dari semua kejuaraan multi event yang diikuti oleh Indonesia, hanya Olimpiade London yang mengalami kemunduran terutama dalam hal mengumpulkan medali.
Pada Olimpiade London, Indonesia hanya mampu mengumpulkan satu perak dan satu perunggu. Kondisi ini cukup mengecewakan karena tradisi emas sejak Olimpiade 1992 harus terputus di Inggris.
Cabang bulu tangkis yang selama ini menjadi andalan untuk meraih medali emas gagal total, padahal Indonesia menempatkan di semua nomor yang dipertandingkan yaitu ganda putra putri, tunggal putra putri dan ganda campuran.
Menpora mengakui, turunnya prestasi Indonesia pada Olimpiade London salah satu alasannya adalah hanya tergantung pada satu cabang olahraga saja. Padahal Indonesia mengirimkan atlet lebih dari enam cabang olahraga.
"Ke depan kita tidak boleh terpaku pada satu cabang olahraga saja. Semuanya harus dimaksimalkan," kata Menpora menambahkan.
Peraih medali perak dan perunggu angkat besi Olimpiade London ini sebelumnya telah mendapatkan bonus dari bapak angkatnya yaitu PT KAI berupa uang tunai Rp 500 juta untuk perak dan Rp 250 juta untuk perunggu.

13 Agustus 2012

Mobil Super Made In Arab


Mobil Super Buatan Arab

Jazirah Arab tak lama lagi akan memiliki mobil super buatan sendiri. Adalah pabrikan W Motors yang akan meluncukan 2 tipe mobil, yaitu Hyper Sport dan Super Sport.
Seperti dilaporkan Autoblog, dalam membangun mobilnya nanti pihak W Motors bekerja sama dengan perancang mobil Magna Steyr dari Austria dan RUF dari Jerman.
Menurut pimpinan W Motors Ralph R Debbas, model Hyper Sport akan diproduksi 5 unit untuk dipasarkan di seluruh dunia. Hyper Sport juga disebut-sebut sebagai mobil dengan performa tinggi yang pernah dibuat sekaligus paling mewah di dunia.
Selain itu, Hyper Sport akan menjadi mobil pertama yang mengintegrasikan layar hologram dengan gerakan yang interaktif.
"Tiap elemen dirancang agar memberikan keseimbangan antara tenaga, torsi, dan kecepatan," kata Ralph R Debbas.

12 Agustus 2012

Sriwijaya Fc Ingin Membeli Andik Vermansyah


 
Sriwijaya FC tidak main-main dalam menyiapkan skuatnya musim depan. Laskar Wong Kito kini mendekati pemain Persebaya Surabaya yang juga pilar timnas Indonesia, Andik Vermansyah, guna menyolidkan kekuatan mereka.
Manajemen Sriwijaya FC langsung menjalin komunikasi serius dengan Andik. Direktur teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainuddin, menyatakan Sriwijaya FC terus menjalin komunikasi dengan beberapa pemain incaran. Salah satunya adalah Andik Vermansyah.
"Hari ini kita fokus menjalin komunikasi dengan dua pemain incaran yaitu Andik Vermansyah dan Abdul Rahman,'' kata Hendri kepada Goal Indonesia. ''Mudah-mudahan komunikasi yang kita lakukan bisa berjalan lancar sehingga keduanya bisa menjadi pemain Sriwijaya FC untuk musim depan.”
Hendri mengatakan Sriwijaya FC membutuhkan pemain yang memiliki tipikal permainan sama seperti Andik Vermansyah. Mereka membutuhkan Andik guna memperkuat lini depan. Hal ini mengingat klub menginginkan lini depan lebih subur dari musim lalu.

06 Agustus 2012

Curhat Greysia / Meiliana Setelah Di Diskualifikasi DDi Ajang Olimpiade 2012



Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Meiliana Jauhari, mengaku kecewa dengan keputusan Badminton World Federation yang mendiskualifikasi mereka dari Olimpiade London 2012. Keduanya dianggap sengaja mengalah, saat laga terakhir babak penyisihan Grup C, untuk menghindari bertemu dengan pasangan Cina, Wang Xiaoli/Yu Yang, di perempat final.
"Kami dilatih oleh senior-senior yang mempunyai pengalaman mendunia, kami siap kalah. Namun, kami tidak siap untuk dituduh curang," kata Meiliana, seperti dikutip situs resmi PBSI, Kamis, 2 Agustus 2012.
Perjalanan Greysia/Meiliana menuju Olimpiade London tidaklah mudah. Mereka harus melewati babak kualifikasi. Greysia sempat mengalami cedera bahu akibat terjatuh saat bertanding di Taipei Open Grand Prix Gold 2011. Sejak itu, penampilannya sempat menurun drastis, beberapa kali tersingkir di babak awal. Dalam kondisi itu, Greysia bangkit dan bisa mendapat tiket Olimpiade.
Meski demikian, Greysia mencoba tabah menerima kenyataan ini. "Sebagai pemain, kejadian ini membuat kami terpukul, tapi setidaknya kami sudah berusaha dan menyelesaikan pertandingan," ujarnya. "Tapi, kami mengucap syukur pada Tuhan, buat keadaan ini lebih baik daripada sedih."
Greysia/Meiliana mengaku sempat shock dan tak percaya dengan apa yang telah terjadi. Karena keputusan sudah dijatuhkan, mereka hanya bisa pasrah menerima. "Ya mau bagaimana lagi, mungkin Tuhan punya rencana lebih indah untuk kami. Kecewa itu pasti, namun kami akan fight back dengan prestasi," ujar Meiliana.
Greysia menambahkan, "Saya merasa sedih sewaktu saya tidak bisa bermain bulu tangkis lagi. Saya pernah merasakan itu saat mengalami cedera bahu kanan kemarin. Jadi, sekarang tak ada alasan untuk saya bersedih dan menyerah, karena saya masih bisa bermain bulu tangkis dengan tangan normal."
BWF mendiskualifikasi delapan atlet ganda putri dari Olimpiade London sebab mereka diduga melakukan manipulasi hasil pertandingan, agar mendapat undian yang menguntungkan pada babak sistem gugur.
Peristiwa ini terjadi pada laga Grup C yang berlangsung di Wembley Arena, Selasa, 31 Juli 2012. Pasangan nomor satu dunia asal Cina, Wang Xiaoli/Yu Yang, berupaya untuk kalah saat melawan pasangan Korea Selatan, Jung Kyung-eun/Kim Ha-na, agar tidak menjadi juara grup karena tidak ingin bertemu pasangan asal Cina lainnya, Tian Qing/Zhao Yunlei, di semifinal.