Pasang Iklan Disini!

Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan

26 Oktober 2015

Perjalananku Sumber Cerita Hidupku

Belakangan ini sangat ngtren sekali kata-kata MTMA yang merupakan kepanjangan dari My Trip My Adventure. Tertari dengan tayangan di MTMA yang mengeskplor kekayaan wisata di Indonesia, saya pun tertarik untuk mulai melakukan traveling ke objek-objek wisata di daerah saya yaitu Banyuwangi. Disetiap perjalanan saya, tak lupa saya mengabadikan setiap momen yang ada dan saya share kepada publik melalui akun sosmed saya Instagram (@fayyasin99), Twitter di @fay_yasin99 FB @fay.y.outsiders ataupun di line dan path @fayyasinoutsider tujuannya bukan sekedar eksis ataupun pamer, melainkan untuk mempromosikan pariwisata kita kepada masyarakat baik lokal maupun mancanegara agar tertarik untuk mengunjungi wisata-wisata di daerah yang mungkin asing terdengar ditelinga mereka dan pada kahirnya akan menambah -pundi devisa negara.
Ok tidak usah berlama-lama mari kita simak beberapa foto perjalanan saya di beberapa tempat wisata yang kurang populer dan mungkin asing ditelinga anda :

1. Teluk Hijau Banyuwangi /Green Bay Banyuwangi


2.Air Terjun Jagir Banyuwangi / Jagir Waterfall


3. Pantai Parang Ireng / Parang Ireng Beach


4. Pura Bedugul Bali 



5. Pantai Nyang-nyang / Nyang-nyang Beach


6. Lapangan Golf di sekitar Pantai Nyang-nyang 





26 September 2015

Football Manager 2016 Rilis November


 
 
Game manajer sepakbola andalan Sega dan Sport Interactive, Football Manager akan dirilis oleh kedua pengembang tersebut di platform mobile Android.

Football Manager Mobile 2016, demikian namanya, akan memiliki beberapa fitur utama seperti taktik yang ditingkatkan, penambahan staf pelatih, serta badge emas, perak, dan perunggu untuk gaya kepelatihan pemain.

Rencananya, seperti dikutip Nextren dari Android Authority, Rabu (9/9/2015), Football Manager Mobile 2016 akan diluncurkan pada bulan November nanti.

Game baru tersebut akan terdiri atas dua game mobile terpisah, yaitu Football Manager Touch dan Football Manager Mobile.

Versi Touch-nya bisa dimainkan dengan PC, Mac, Linux, serta tablet-tablet kelas atas. Game ini sebelumnya tersedia dalam mode Quick Mode di versi Football Manager sebelumnya, namun kini oleh Sega disediakan terpisah.

Apa alasan developer membuat banyak versi game Football Manager ini? CEO Sport Interactive, Miles Jacobson mengatakan, "Selama ini tidak ada satu versi game yang bisa memenuhi semua keinginan pengguna."





"Ada yang ingin full simulasi, sementara banyak pula yang ingin bermain di perangkat mobile," imbuhnya.

Karena itu, dengan diluncurkannya Football Manager Touch sebagai game yang terpisah, maka Sport Interactive menurut Jacobson mencoba mengakomodasi semua keinginan gamer.

Sementara itu, judul Football Manager Handheld oleh Sega akan diganti dengan Football Manager Mobile, walau keduanya memiliki fitur dan fungsi yang sama. Akan ada pula game Football Manager 2016 utnuk versi PC dan Mac.

12 September 2015

Wisatawan Asing di Bali Habiskan Hampir 2 Juta per hari

 
Bank Indonesia mencatat total rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara sebesar 125,93 dollar AS atau sekitar Rp 1,76 juta (kurs Rp 14.000 per dollar AS) per hari. Hal itu didasarkan pada hasil survei Perilaku wisatawan mancanegara.

Selain itu, BI juga mencatat bahwa rata-rata lama tinggal wisatawan mancanegara mencapai 7,66 hari.

"Angka pengeluaran ini lebih rendah dibandingkan pengeluaran wisman pada periode yang sama pada tahun 2014 lalu, yaitu mencapai 190,07 dollar AS per hari. Sementara rata-rata lama tinggal mencapai 8,19 hari," kata Dewi Setyowati, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Rabu (9/9/2015).

Dewi juga menyampaikan bahwa ada tiga jenis pengeluaran yang mendominasi pengeluaran wisman di tahun 2015 adalah yakni akomodasi sebesar 26,69 persen, makan dan minum sebesar 18,53 persen dan belanja serta belanja harian mencapa 14,80 persen.



Dilihat dari negara asalnya, wisman asal Amerika Serikat merupakan wisatawan dengan pengeluaran harian terbesar dengan nilai sebesar 188,10 dollar AS dan Malaysia sebesar 170,90 dollar AS.

Sementara untuk pengeluaran terendah adalah wisman asal Singapura yaitu 90,82 dollar AS. Waktu tinggal paling lama adalah Australia mencapai 9,28 hari, disusul wisman Amerika Serikat selama 9,06 hari.

10 September 2015

5 Paket Kebijakan Ekonomi

 

Bank Indonesia (BI) mengeluarkan lima kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Lima kebijakan itu dikeluarkan setelah pemerintah mengumumkan tiga paket kebijakan yang disebut dengan paket kebijakan September 1.
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menyampaikan, kebijakan BI yang pertama adalah memperkuat pengendalian inflasi dan mendorong sektor riil dari sisi suplai perekonomian. Dalam hal ini, BI akan memperkuat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi (TPI) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam rangka akselerasi implementasi roadmap pengendalian inflasi nasional dan daerah.
"Saat ini, telah terdapat lebih dari 430 TPID di seluruh Indonesia dan telah memiliki roadmap inflasi daerah. Bank Indonesia akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat maupun daerah untuk mengimplementasikan roadmap tersebut," kata Agus di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (9/9/2015).
Selanjutnya, BI juga ingin memperkuat kerja sama ekonomi dan keuangan daerah antara Bank Indonesia dan pemerintah pusat dan daerah. Penguatan kerja sama ini dilakukan agar ekonomi dan keuangan daerah memiliki derap langkah yang sama dengan pemerintah pusat. Kedua, kata Agus, BI juga ingin menjaga stabilisasi nilai tukar rupiah. Caranya ialah dengan menjaga kepercayaan pelaku pasar di pasar valas melalui pengendalian volatitas nilai tukar rupiah dan memelihara kepercayaan pasar terhadap pasar surat berharga negara (SBN) melalui pembelian di pasar sekunder.
"Dengan tetap memperhatikan dampaknya terhadap ketersediaan SBN bagi inflow dan likuiditas pasar uang," ujarnya.
Kebijakan ketiga, lanjut Agus, BI ingin memperkuat pengelolaan likuiditas rupiah. Langkah yang ditempuh adalah mengubah mekanisme lelang reverse repo SBN dari variable rate tender menjadi fixed rate tender serta menyesuaikan pricing reverse repo SBN dan memperpanjang tenor dengan menerbitkan reverse repo SBN tiga bulan.
Selanjutnya, BI juga mengambil kebijakan mengubah mekanisme lelang sertifikat deposito Bank Indonesia (SDBI) dari variable rate tender menjadi fixed rate tender dan menyesuaikan pricing SDBI serta menerbitkan SDBI tenor enam bulan.
Selain itu, diambil juga kebijakan menerbitkan kembali sertifikat Bank Indonesia (SBI) bertenor sembilan bulan dan 12 bulan dengan mekanisme lelang fixed rate tender dan menyesuaikan pricing. Kebijakan keempat adalah memperkuat pengelolaan supply and demand valas. Dalam posisi ini, BI akan menyesuaikan frekuensi lelang Foreign Exchange Swap dari dua kali seminggu menjadi satu kali seminggu dan mengubah mekanisme lelang Term Deposit Valas dari variable rate tender menjadi fixed rate tender, menyesuaikan pricing, dan memperpanjang tenor sampai dengan tiga bulan.
Langkah menurunkan batas pembelian valas juga ditempuh BI. Caranya ialah dengan pembuktian dokumen underlying dari 100.000 dollar AS yang berlaku saat ini menjadi 25.000 dollar AS per nasabah per bulan dan mewajibkan penggunaan NPWP.
"Mempercepat proses persetujuan utang luar negeri bank dengan tetap memperhatikan asas kehati-hatian," ucap Agus.
Kebijakan kelima adalah mengenai langkah-langkah lanjutan untuk pendalaman pasar uang. BI menyediakan fasilitas swap hedging untuk mendukung investasi infrastruktur sekaligus memperkuat cadangan devisa.
"Menyempurnakan ketentuan tentang pasar uang yang mencakup seluruh komponen pengembangan pasar, instrumen, pelaku, dan infrastruktur," kata Agus.

Sumber : Kompas.com

09 September 2015

28 September 2015 Bulan Merah Darah , Apakah Pertanda Kiamat ?

Bulan Merah Darah, Benarkah Kiamat Jatuh pada 28 September?  

Banyak penganut teori konspirasi yang memprediksi bahwa sebuah bencana besar akan menghancurkan peradaban sebagai akibat naiknya bulan darah dan tabarakan meteor.

Zaman berakhirnya dunia--diperkirakan terjadi pada periode antara 22-28 September--muncul dalam perkiraan di berbagai blog dan situs. Hari-hari itu ditandai sebagai waktu kemungkinan bencana terjadi.

Dikatakan bahwa pada 28 September  2015 penduduk Bumi akan melihat bulan berubah warna menjadi seperti darah. Beberapa orang berpikir akhir hari akan tiba dengan munculnya fenomena tersebut.

Gemma Lavender, editor Majalah Semua Tentang Angkasa, meminta warga untuk tetap tenang. "Ada klaim bahwa dengan bulan semakin dekat ke Bumi, ada peningkatan risiko kejadian seperti gempa bumi dan letusan gunung berapi. Semua adalah palsu," kata Lavender kepada Liverpool Echo dikutip dari Mirror.

"Dengan bulan yang lebih dekat dengan kita (bumi) daripada biasanya, dan menyediakan malam yang cerah, pengamat harusnya mengambil keuntungan dari laut yang menakjubkan bersama kawah dan gunung indah, yang dapat diamati dengan teropong atau teleskop."

Selain teori konspirasi, banyak teori Alkitab yang telah menggambarkan fenomena jatuhnya meteor sebagai awal dari tujuh tahun kesusahan. Namun teori-teori tersebut, yang secara terbatas dianut oleh kelompok minoritas gereja, juga dibantah oleh ilmuwan.

Sumber : id.Yahoo.com

01 Juli 2014

Bahayanya Mengkonsumsi Mie Instan

    
Bagi kebanyakan ibu, nafsu makan bisa meningkat pada masa kehamilan. Rasanya ingin menyantap segala macam makanan. Apalagi bila berhadapan dengan penganan berkuah gurih, hangat, dan pedas seperti mie instan.

Makanan cepat saji memang mudah menggugah selera. Namun menurut Suradal Sastradibrata, dokter spesialis kebidanan Rumah Sakit Bersalin Permata Bunda, Pandeglang, Jawa Barat, perempuan hamil haruslah mengurangi junk food dan mie instan. Bahkan bila bisa, menghindarinya.
"Sebab mie instan mengandung banyak karbohidrat, kalori, serta garam yang tidak baik untuk masa pertumbuhan janin," kata Suradal ketika diwawancarai Plasadana.com untuk Yahoo Indonesia, Sabtu, 14 Juni 2014.

Muatan monosodium glutamate atau MSG pada mie instan pun sangat tinggi. Zat penguat atau pemodifikasi rasa makanan ini juga berdampak negatif pada pertumbuhan jabang bayi.
Dalam sebungkus mie cepat saji dengan berat bersih 70 gram, Suradal melanjutkan, biasanya terkandung natrium sebanyak 1.380 miligram. Jumlah yang tergolong tinggi, hingga dapat menimbulkan risiko hipertensi atau tekanan darah tinggi selama masa kehamilan.

Ia menyarankan agar ibu hamil membiasakan hidup sehat dengan menghindar dari bayangan bahaya mie instan. Jika lapar, roti atau buah-buahan dapat menjadi menu pilihan untuk mengganjal perut. Sebab kualitas nutrisi yang masuk ke tubuh ibu hamil akan menentukan perkembangan janin. Semakin baik mutu asupan makanan, calon bayi dalam kandungan pun bakal tambah sehat.

"Belajar hidup yang sehat bisa dimulai dengan memperhatikan asupan makanan," ujar Suradal. "Asupan yang bersifat natural jauh lebih baik ketimbang penganan instan."
Surandal sendiri mengakui sulitnya mendapatkan makanan yang enak dengan gizi serta nutrisi bagus bagi ibu hamil. Tapi ia mengingatkan, supaya perempuan hamil tetap selektif memilih menu santapan. Sebab mereka tidak hanya menyantap makan untuk diri sendiri. "Juga bagi janin yang sedang dikandung," kata dia.

Sumber: Yahoo Indonesia

29 Juni 2014

Ramadhan Datang, Goyang Erotis di Larang !

  

Menjelang Ramadan, Komisi Penyiaran Indonesia Pusat mengimbau kembali seluruh stasiun televisi untuk tidak menayangkan program siaran yang tidak pantas.
Dalam rilis yang diterima Tribunnews.com, Selasa (24/6/2014), berikut muatan siaran yang dilarang oleh KPI dan bertentangan dengan P3 SPS selama Ramadan:

1. Goyangan yang erotis dan mengeksploitasi bagian-bagian tubuh wanita seperti dada, paha dan bokong;
2. Adegan-adegan yang seronok atau vulgar;
3. Pakaian yang minim dan memperlihatkan bagian-bagian tubuh wanita seperti dada, paha dan bokong;
4. Pria berprilaku dan berpakaian kewanitaan;
5. Adegan kekerasan dan candaan kasar;
6. Mengungkapkan secara terperinci aib/kerahasiaan seseorang;
7. Konflik secara eksplisit dan provokatif;
8. Siaran yang bermuatan mistik, horror dan supranatural yang menimbulkan ketakutan dan kengerian pada khalayak di bawah pukul 22.00 waktu setempat. Walaupun ditayangkan di atas pukul 22.00, Lembaga Penyiaran wajib mematuhi ketentuan pelarangan dan pembatasan program siaran yang bermuatan mistik, horror dan supranatural.
9. Adegan yang mengarah kepada hubungan seks atau keintiman pria dan wanita seperti ciuman; dan
10. Menyisipkan Iklan Niaga pada saat Adzan.

  

Selain itu, KPI meminta Lembaga Penyiaran untuk menghormati Ramadan dengan menayangkan tayangan yang tidak mengganggu kekhusyukan umat Muslim dalam menjalankan Ibadah Puasa.

Sumber : Tribun News.com

27 Juni 2014

Kapal Buatan Indonesia, Terbaik di Dunia


Indonesia dinilai oleh dunia sudah mampu membuat kapal dengan kualitas terbaik dan diakui keberhasilannya sehingga banyak negara yang memesan.

"Kalau mau diakui banyak perusahaan asing membuat kapal di Indonesia dan sudah bisa bersaing dengan produsen negara lain," kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Bobby R. Mamahit dalam Lokakarya wartawan Perhubungan di Surabaya, seperti dikutip dari Antara, Senin (23/6).



                                http://inilampung.com/wp-content/uploads/2014/02/kapal05.jpg

Indonesia saat ini setidaknya sudah memiliki industri galangan kapal sebanyak 260 perusahaan dengan kapasitas produksi membuat kapal baru sebesar 900.000 DWT. Lokasi galangan kapal di Indonesia, katanya, sudah hampir tersebar di beberapa daerah, seperti di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Batam.

"Bagi Indonesia kapal memainkan peran penting sebagai infrastruktur transpirtasi dalam konektivitas antarpulau," katanya.




                                PC-40D

Dia mengatakan bahwa potensi industri kapal nasional relatif cukup besar. Namun, daya saing masih perlu ditingkatkan. Demikian pula, dukungan industri komponen dalam negeri masih lemah sehingga membutuhkan dukungan kemampuan dan teknologi nasional. Sejak diberlakukan asas "cabotage", posisi 30 April 2014 total armada niaga nasional mencapai 13.938 unit kapal, sedangkan pada bulan Mei 2005 yang mencapai 6.041 unit kapal, atau naik 130 persen.

23 Juni 2014

NU dan Muhammadiyah berbeda Pendapat tentang Awal Ramadhan 2014 / 1435 H

Surabaya (Antara) - Organisasi kemasyarakatan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) akan berbeda lagi dalam mengawali Ramadhan 1435 Hijriah, karena Muhammadiyah sudah menetapkan pada 28 Juni 2014, sedangkan NU memperkirakan pada 29 Juni 2014.

"Muhammadiyah menetapkan awal puasa jatuh pada 28 Juni 2014, dasarnya menurut Hisab Hakiki dengan kriteria Wujudul Hilal," kata Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim H Nadjib Hamid di Surabaya, Minggu.
Dia mengatakan Ramadhan akan berbeda lagi (dengan NU), namun lebaran Idul Fitri nampaknya sama (bareng).

Dengan dasar/kriteria itu, ijtimak menjelang Ramadhan terjadi pada hari Jumat tanggal 27 Juni 2014 pukul 15.10 WIB. Saat matahari terbenam, hilal (rembulan usia muda yang menjadi tanda pergantian awal kalender) sudah wujud dengan ketinggian 31 menit dan 17 detik.
"Artinya, 27 Juni malam sudah shalat tarawih, jadi diperkirakan tidak bersamaan lagi, karena kurang dari 2 derajat, tapi hari raya (Idul Fitri) akan bersamaan," katanya.

 Secara terpisah, Wakil Ketua PWNU Jawa Timur HM Sholeh Hayat yang juga koordinator Rukyatul Hilal PWNU Jatim itu menegaskan bahwa awal Ramadhan 1435 H jatuh pada hari Minggu tanggal 29 Juni 2014 sekitar pukul 15.20 WIB sore dengan posisi hilal 0,085 derajat.
"Karena posisi hilal yang sulit dirukyat itu, maka bulan Sya`ban diistikmalkan (digenapkan/disempurnakan) menjadi 30 hari, tapi hal itu masih merupakan hasil hisab (perhitungan matematis) dan NU masih akan melakukan rukyatul hilal (perhitungan awal kalender dengan melihat hilal secara kasat mata)," katanya.
Astrofotografi

Sebelumnya (26/4), Ketua Umum MUI Din Syamsuddin menilai metode Astrofotografi bisa menjadi "jembatan" atau jalan tengah bagi hisab (perhitungan matematis) dan rukyat (melihat bulan sabit secara kasat mata) dalam penentuan awal Ramadhan dan Syawal (Idul Fitri).
"Astrofotografi (astronomi direkam secara foto/video) itu jalan keluar terbaik, asalkan umat mau menerima rukyat bil ilmi (rukyat secara iptek) itu," katanya pada pembukaan workshop `Jalan Tengah Hisab-Rukyat Melalui Teknik Astrofotografi` di Surabaya (26/4).

Dalam kesempatan itu, pakar Astrofotografi kelas dunia dari Prancis, Thierry Legault, menjelaskan alat astrofotografi itu bisa diprogram secara "computerized" untuk mengarah kepada objek tertentu, lalu alat itu akan mengikuti pergerakan objek sesuai keinginan pengguna alat.

"Karena itu, saya yakin tenggelamnya bulan sabit (hilal) hingga muncul kembali akan dapat direkam dan hasilnya dapat disajikan dalam bentuk foto atau video, asalkan langit biru dan tidak ada mendung," kata insinyur yang menjadi konsultan pesawat Boeing, Airbus dan Aerospace itu.

Menanggapi metode astrofotografi itu, koordinator Rukyatul Hilal PWNU Jatim HM Sholeh Hayat menilai teropong hilal "qobla (pra) ghurub" itu tidak `ma`kul` (kurang valid) dalam pandangan syariat.
"Perintah Rasulullah itu bakdal (pasca) ghurub (terbenamnya matahari), baru hilal terlihat, jadi bukan qobla ghurub," kata anggota Badan Hisab-Rukyat Pengadilan Agama Pemprov Jatim itu.

Sumber : Antara News

01 Juni 2014

Passing Grade Jurusan IPA & IPS Universitas Negeri di Indonesia 2014



I. INSTITUTE TEKNOLOGI BANDUNG (ITB)

JURUSAN IPA

1. Teknik Informatika - ITB (65,9%)
2. Teknik Elektro - ITB (62,5%)
3. Teknik Kimia - ITB (61,8%)
4. Teknik Industri - ITB (58,8%)
5. Farmasi - ITB (57,4%)
6. Teknik Lingkungan - ITB (54,8%)
7. Teknik Perminyakan - ITB (55,2%)
8. Teknik Fisika - ITB (55,1%)
9. Matematika - ITB (54,6%)
10. Teknik Pertambangan - ITB (54,2%)
11. Teknik Mesin - ITB (53,4%)
12. Teknik Penerbangan - ITB (52,9%)
13. Arsitektur - ITB (50,3%)
14. Teknik Planologi - ITB (50,1%)

II. UNIVERSITAS INDONESIA (UI)

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - - UI (59,8%)
2. Teknik Elektro - - UI (58,6%)
3. Farmasi - - UI (58,4%)
4. Teknik Kimia/TGP - - UI (57,4%)
5. Teknik Industri - - UI (54%)
6. Ilmu Komputer - - UI (52,8%)
7. Teknik Mesin - UI (52%)
8. Pendidikan Dokter Gigi - UI (51,2%)

JURUSAN IPS
1. Akuntansi - UI (63,9%)
2. Ilmu Hubungan Internasional - UI (63,1%)
3. Manajemen - UI (61%)
4. Psikologi - UI (60,6%)
5. Ilmu Komunikasi - UI (58,3%)
6. Ekonomi Pembangunan - UI (56,4%)
7. Ilmu Hukum - UI (56,2%)
8. Kriminologi - UI (49,6%)
9. Ilmu Administrasi Negara - UI (49%)
10. Ilmu Politik - UI (47,8%)
11. Ilmu Administrasi Fiskal - UI (46,6%)
12. Ilmu Filsafat - UI (46,6%)
13. Ilmu Kesejahteraan Sosial - UI (44,9%)
14. Sosiologi - UI (44,5%)

III. UNIVERSITAS GAJAH MADA (UGM)

JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter - UGM (59,3%)
2. Arsitektur - UGM (51,4%)
3. Teknik Mesin - UGM (51,4%)
4. Pendidikan Dokter Gigi - UGM (50%)


JURUSAN IPS
1. Akuntansi - UGM (62,1%)
2. Psikologi - UGM (58,7%)
3. Ilmu Hubungan Internasional - UGM (58,5%)
4. Manajemen - UGM (57,9%)
5. Eko. dan Studi Pembangunan - UGM (55,6%)
6. Ilmu Hukum - UGM (54,1%)
7. Ilmu Administrasi Negara - UGM (50,5%)
8. Ilmu Pemerintahan - UGM (50,4%)

IV. INSTITUT TEKNOLOGI SURABAYA (ITS)

JURUSAN IPA

1. Teknik Informatika - ITS (59,5%)
2. Teknik Elektro - ITS (57,7%)
3. Teknik kimia - ITS (56,6%)
4. Teknik Industri - ITS (53,8%)
5. Teknik Lingkungan - ITS (52,4%)
6. Teknik Mesin - ITS (51,5%)

V. UNIVERSITAS AIRLANGGA (UNAIR)

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UNAIR (58,6%)
2. Farmasi - UNAIR (53,8%)
3. Pendidikan Dokter Gigi - UNAIR (49%)

JURUSAN IPS

1. Akuntansi - UNAIR (57,5%)
2. Ilmu Komunikasi - UNAIR (57,4%)
3. Psikologi - UNAIR (56,4%)
4. Manajemen - UNAIR (56%)
5. Ekonomi Pembangunan - UNAIR (51,1%)
6. Ilmu Hukum - UNAIR (50,7%)
7. Ilmu Administrasi Negara - UNAIR (48,5%)

VI. UNIVERSITAS PADJAJARAN (UNPAD)

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UNPAD (58%)
2. Farmasi - UNPAD (51,5%)
3. Pendidikan Dokter Gigi - UNPAD (47,8%)
4. Psikologi - UNPAD (47,7%)
5. Statistika - UNPAD (47,2%)

JURUSAN IPS

1. Akuntansi - UNPAD (61,2%)
2. Ilmu Komunikasi - UNPAD (59,4%)
3. Manajemen - UNPAD (55,1%)
4. Ekonomi Pembangunan - UNPAD (54,2%)
5. Ilmu Hukum - UNPAD (51,4%)
6. Ilmu Administrasi Negara - UNPAD (47,4%)
7. Ilmu Pemerintahan - UNPAD (43%)

VII. UNIVERSITAS DIPONEGORO (UNDIP)

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UNDIP (57,5%)
2. Teknik Elektro - UNDIP (54,1%)
3. Teknik Industri - UNDIP (52,9%)
4. Arsitektur - UNDIP (49,2%)

JURUSAN IPS

1. Akuntansi - UNDIP (55,2%)
2. Ilmu Komunikasi - UNDIP (51,6%)
3. Manajemen - UNDIP (51,5%)
4. Ilmu Hukum - UNDIP (48,8%)
5. Ilmu Pemerintahan - UNDIP (48,3%)
6. Ekonomi Pembangunan - UNDIP (44%)
7. Ilmu Administrasi Niaga - UNDIP (43%)

VIII. UNIVERSITAS SRIWIJAYA (UNSRI)

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UNSRI (56,5%)
2. Teknik Informatika - UNSRI (52,2%)
3. Pendidikan Dokter Gigi - UNSRI  (50,1%)


JURUSAN IPS

1. Akuntansi - UNSRI (53,7%)
2. Ilmu Hukum - UNSRI (50,7%)
3. Pend. B. Inggris - UNSRI (50,2%)

IX. UNIVERSITAS BRAWIJAYA (UB)

JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter - UB (55,1%)
2. Teknik Elektro - UB (52,9%)
3. Arsitektur - UB (47,1%)

JURUSAN IPS
1. Akuntansi - UB (57,3%)
2. Manajemen - UB (54,5%)
3. Ilmu Administrasi Publik - UB (49,3%)
4. Ilmu Hukum - UB (48,3%)
5. Ilmu Administrasi Bisinis - UB (44,7%)
6. Ekonomi Pembangunan - UB (43,1%)
7. Sastra Inggris - UB (42,3%)

X. UNIVERSITAS SUMATRA UTARA (USU)

JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter - USU (55,1%)
2. Farmasi - USU (53,2%)
3.Pendidikan Dokter Gigi - USU (50,3%)

JURUSAN IPS
1. Manajemen - USU (53,1%)
2. Ekonomi Pembangunan - USU (52,5%)
3. Ilmu Hukum - USU (51,2%)
4. Sastra Inggris - USU (50,6%)
5. Akuntansi - USU (50,5%)
6. Ilmu Administrasi Negara - USU (50,2%)

XI. UNIVERSITAS ANDALAS

JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter - UNAND (54,6%)
2. Farmsi - UNAND (51,4%)

JURUSAN IPS
1. Akuntansi - UNAND (53,9%)
2. Ilmu Hubungan Internasional - UNAND (52,2%)
3. Manajemen - UNAND (50,4%)

XII. UNIVERSITAS HASANUDIN (UNHAS)

JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter - UNHAS (55,7%)
2. Farmasi - UNHAS (53,8%)
3. Pendidikan Dokter Gigi - UNHAS (50,6%)

JURUSAN IPS
1. Akuntansi - UNHAS (52,6%)
2. Manajemen - UNHAS (52,4%)
3. Ilmu Hubungan Internasional - UNHAS (51%)
4. Sastra Inggris - UNHAS (50,6%)
5. Ilmu Pemerintahan - UNHAS (50,2%)
6. Ilmu Hukum - UNHAS (50%)



XIII. UNIVERSITAS UDAYANA

JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter - UNUD (52,5%)

JURUSAN IPS
1. Manajemen - UNUD (48,2%)
2. Akuntansi - UNUD (45,9%)

XIV. UNIVERSITAS 11 MARET SOLO
JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter - UNS (57,2%)
2. Farmasi - UNS (56,4%)

JURUSAN IPS
1. Manajemen - UNS (54,9%)
2. Manajemen - Univ. 11 Maret Solo (53,9%)
3. Akuntansi - Univ. 11 Maret Solo (54,9%)
4. Desain Komunikasi Visual - Univ. 11 Maret Solo (55,7%)
5. Ilmu Administrasi Negara - Univ. 11 Maret Solo (53,5%)


XV. UNIVERSITAS LAMPUNG (UNILA)

JURUSAN IPS
1. Ilmu Komunikasi - UNILA (47,7%)
2. Ekonomi Pembangunan - UNILA (46,1%)
3. Ilmu Administrasi Niaga - UNILA (42,6%)

 PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
PASSING GRADE (DIBAWAH 50%) BEBERAPA PERGURUAN TINGGI NEGERI DI INDONESIA

I. INSTITUTE TEKNOLOGI SURABAYA (ITS)

JURUSAN IPA
1. Arsitektur - ITS (42.77%)
2. Statistika - ITS (38.91%)
3. Teknik Elektro - ITS (49.13%)
4. Teknik Fisika - ITS (40.19%)
5. Teknik Industri - ITS (48.22%)
6. Teknik Informatika - ITS (49.94%)
7. Teknik Kelautan - ITS (42.47%)
8. Teknik Kimia - ITS (48.80%)
9. Teknik Mesin - ITS (44.27%)
10. Teknik Perkapalan - ITS (47.36%)
11. Teknik Sipil - ITS (45.33%)


II. UNIVERSITAS AIRLANGGA

JURUSAN IPA
1. Biologi - UNAIR (31.80%)
2. Farmasi - UNAIR (37.02%)
3. Fisika - UNAIR (32.22%)
4. Kedokteran Hewan - UNAIR (36.25%)
5. Kesehatan Masyarakat - UNAIR (35.69%)
6. Kimia - UNAIR (32.30%)
7. Matematika - UNAIR (33.66%)
8. Pendidikan DokteR (- UNAIR (43.81%)
9. Pendidikan DokteR (Gigi - UNAIR (37.97%)

JURUSAN IPS
1. Antropologi Sosial – UNAIR (32.28%)
2. Ekonomi Akuntansi - UNAIR (46.81%)
3. Ekonomi Manajemen - UNAIR (44.40%)
4. Ekonomi Pembangunan - UNAIR (42.87%)
5. Ilmu Administrasi Negara - UNAIR (40.31%)
6. Ilmu Hubungan Internasional - UNAIR (43.21%)
7. Ilmu Hukum - UNAIR (39.5%)
8. Ilmu Komunikasi - UNAIR (41.75%)
9. Ilmu Politik - UNAIR (34.75%)
10. Ilmu Sejarah - UNAIR (31.71%)
11. Psikologi - UNAIR (39.62%)
12. Sastra Indonesia - UNAIR (31.03%)
13. Sastra Inggris - UNAIR (31.18%)
14. Sosiologi - UNAIR (32.12%)

III. UNIVERSITAS HASSANUDIN

JURUSAN IPA
1. Agronomi - UNHAS (29.02%)
2. Arsitektur - UNHAS (39.16%)
3. Geofisika (Meteorologi) - UNHAS (36.66%)
4. Ilmu Kelautan - UNHAS (33.83%)
5. Statistika - UNHAS (33.38%)
6. Teknik Elektro - UNHAS (39.16%)
7. Teknik Geologi - UNHAS (34.52%)
8. Teknik Mesin - UNHAS (35.55%)
9. Teknik Perkapalan - UNHAS (39.86%)
10. Teknik Pertanian - UNHAS (31.33%)
11. Teknik Sipil - UNHAS (35.55%)
12. Teknologi Hasil Pertanian - UNHAS (34.44%)

JURUSAN IPS
1. Antropologi Sosial - UNHAS (30.31%)
2. Ekonomi Akuntansi - UNHAS (43.75%)
3 Ekonomi Manajemen - UNHAS (41.18%)
4. Ekonomi Pembangunan - UNHAS (35.78%)
5. Ilmu Administrasi Negara - UNHAS (38.75%)
6. Ilmu Hubungan Internasional - UNHAS (38.90%)
7. Ilmu Hukum - UNHAS (33.75%)
8. Ilmu Komunikasi - UNHAS (33.15%)
9. Ilmu Pemerintahan - UNHAS (33.90%)
10. Sosiologi - UNHAS (30.09%)

IV. UNIVERSITAS UDAYANA


JURUSAN IPA

1. Arsitektur - UNUD (36.52%)
2. Biologi - UNUD (28.05%)
3. Fisika - UNUD (28.5%)
4. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNUD (26.38%)
5. Kedokteran Hewan - UNUD (32.02%)
6. Kimia - UNUD (27.66%)
7. Nutrisi dan Makanan Ternak - UNUD (26.52%)
9. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian - UNUD (26.38%)
10. Produksi Ternak - UNUD (27.5%)
11. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNUD (27.36%)
12. Teknik Elektro - UNUD (39.16%)
13. Teknik Mesin - UNUD (35.36%)
14. Teknik Sipil - UNUD (33.66%)
15. Teknologi Hasil Pertanian - UNUD (29.30%)

JURUSAN IPS

1. Agronomi - UNUD (27.36%)
2. Arkeologi - UNUD (28.28%)
3. Administrasi Negara  - UNUD (27.8%)
4.  Ilmu Politik - UNUD (25.2 %)
5. Ekonomi Pembangunan - UNUD (37.03%)
6. Ilmu Hukum - UNUD (31.09%)
7. Ilmu Sejarah - UNUD (20.31%)
8. Ilmu Tanah - UNUD (27.63%)
9. Pariwisata Budaya D4 - UNUD (26.87%)
10. Sastra Daerah - Untuk Sastra Bali - UNUD (23.59%)
11. Sastra Daerah - Untuk Sastra Jawa - UNUD (22.81%)
12. Sastra Indonesia - UNUD (26.87%)
13. Sastra Inggris - UNUD (28.75%)
14. Seni Rupa Murni - UNUD (26.34%)

V. UNIVERSITAS MULAWARMAN

JURUSAN IPA
1. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNMUL (23.47%)
2. Ilmu Tanah - UNMUL (28.61%)
3. Pend. Biologi - UNMUL (25.41%)
4. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNMUL (28.88%)
5. Teknologi Hasil Hutan - UNMUL (26.38%)

JURUSAN IPS
1. Ekonomi Akuntansi - UNMUL (35.15%)
2. Ekonomi Manajemen - UNMUL (36.87%)
3. Ekonomi Pembangunan - UNMUL (35.46%)
4. Ilmu Administrasi Negara - UNMUL (31.56%)
5. Ilmu Pemerintahan - UNMUL (34.06%)
6. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah - UNMUL (25.62%)
7. Pend. Bhs. Inggris - UNMUL (29.53%)


VI. UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

JURUSAN IPA
1. Biologi - UNNESA (30.25%)
2. fisika - UNNESA (30.58%)
3. Ilmi Keolahragaan - UNNESA (29.64%)
4. Kimia - UNNESA (30.58%)
5. Matematika - UNNESA (30.68%)
6. Pend. Biologi - UNNESA (28.05%)
7. Pend. Fisika - UNNESA (27.01%)
8. Pend. Teknik Bangunan - UNNESA (28%)
9. Pend. Teknik Elektro - UNNESA (30.63%)
10. Pend. Teknik Mesin - UNNESA (30.15%)


JURUSAN IPS
1. Bahasa dan Sastra Indonesia - UNNESA (29.41%)
2. Bahasa dan Sastra Inggris - UNNESA (29.41%)
3. Bimbingan dan Konseling - UNNESA (25.75%)
4. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah - UNNESA (28.66%)
5. Pend. Bhs. Inggris - UNNESA (31.97%)
6. Pend. Bhs. Jepang - UNNESA (29.03%)
7. Pend. Bhs. Jerman - UNNESA (29.44%)
8. Pend. Ekonomi - UNNESA (29.06%)
9. Pend. Geografi - UNNESA (30.43%)

VII. UNIVERSITAS NUSA CENDANA

JURUSAN IPA
1. Agronomi - UNDANA (21.64%)
2. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNDANA (22.47%)
3. Ilmu Tanah - UNDANA (25.36%)
4. Nutrisi dan Makanan Ternak - UNDANA (22.05%)
5. Pend. Biologi - UNDANA (22.77%)


VII. UNIVERSITAS CENDRAWASIH

JURUSAN IPA
1. Agronomi - UNCEN (22.08%)
2. Budi Daya Hutan - UNCEN (26.38%)
3. Pend. Matematika - UNCEN (25.27%)
4. Produksi Ternak - UNCEN (27.77%)
5. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNCEN (22.08%)
6. Teknik Sipil - UNCEN (31.66%)
7. Teknik Sipil D3 - UNCEN (29.41%)

JURUSAN IPS
1. Antropologi Sosial - UNCEN (27.03%)
2. Ekonomi Manajemen - UNCEN (35.62%)
3. Ekonomi Pembangunan - UNCEN (33.75%)
4. Ilmu Administrasi Negara - UNCEN (30.46%)
5. Ilmu Hukum - UNCEN (32.03%)
6. Ilmu Kesejahteraan Sosial - UNCEN (30.51%)
7. Sosiologi - UNCEN (28.59%)

VIII. UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

JURUSAN IPA
1. Agronomi - UNLAN (27.36%)
2. Arsitektur - UNLAN (32.36%)
3. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNLAN (26.52%)
4. Ilmu Tanah - UNLAN (28.75%)
5. Pend. Biologi - UNLAN (26.66%)
6. Pend. Kimia - UNLAN (23.47%)
7. Pendidikan Dokter - UNLAN (36.80%)
8. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian - UNLAN (23.88%)
9. Teknik Sipil - UNLAN (31.76%)
10. Teknologi Hasil Hutan - UNLAN (27.16%)

JURUSAN IPS
1. Ekonomi Akuntansi - UNLAN (38.43%)
2. Ekonomi Manajemen - UNLAN (37.65%)
3. Ekonomi Pembangunan - UNLAN (33.75%)
4. Ilmu Administrasi Negara - UNLAN (28.75%)
5. Ilmu Administrasi Niaga - UNLAN (28.75%)
6. Ilmu Hukum - UNLAN (29.21%)
7. Ilmu Pemerintahan - UNLAN (33.59%)

IX. UNIVERSITAS HALUOLEO

JURUSAN IPA
1. Agronomi - UNHALU (20.54%)
2. Budi Daya Perairan - UNHALU (23.19%)
3. Pend. Matematika - UNHALU (23.88%)
4. Teknik Elektro D3 - UNHALU (26%)
5. Teknik Mesin D3 - UNHALU (28.62%)
6. Teknik Sipil D3 - UNHALU (26.62%)

JURUSAN IPS
1. Antropologi Sosial - UNHALU (25.71%)
2. Ekonomi Akuntansi - UNHALU (33.15%)
3. Ekonomi Manajemen - UNHALU (32.53%)
4. Ekonomi Pembangunan - UNHALU (31.03%)
5. Ilmu Administrasi Negara - UNHALU (25.34%)
6. Ilmu Komunikasi - UNHALU (32.21%)
7. Pend. Bhs. Inggris - UNHALU (27.96%)
8. Sosiologi - UNHALU (27.59%)

X. UNIVERSITAS SAM RATULANGI
 
JURUSAN IPA
1. Agronomi - UNSRAT (27.5%)
2. Arsitektur - UNSRAT (32.36%)
3. Ilmu Kelautan - UNSRAT (31.30%)
4. Ilmu Tanah - UNSRAT (27.5%)
5. Nutrisi dan Makanan Ternak - UNSRAT (27.5%)
6. Pendidikan Dokter - UNSRAT (37.80%)
7. Produksi Ternak - UNSRAT (23.88%)
8. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNSRAT (27.5%)
9. Teknik Elektro - UNSRAT (39.02%)
10. Teknik Mesin - UNSRAT (33.33%)
11. Teknik Sipil - UNSRAT (32.66%)
12. Teknologi Hasil Perikanan - UNSRAT (24.25%)

JURUSAN IPS
1. Antropologi Sosial - UNSRAT (26.71%)
2. Ekonomi Akuntansi - UNSRAT (37.5%)
3. Ekonomi Manajemen - UNSRAT (37.65%)
4. Ekonomi Pembangunan - UNSRAT (34.53%)
5. Ilmu Administrasi Negara - UNSRAT (30.31%)
8. Ilmu Hukum - UNSRAT (33.59%)
9 Ilmu Komunikasi - UNSRAT (33.15%)
10. Ilmu Pemerintahan - UNSRAT (34.06%)
11. Sosiologi - UNSRAT (29.21%)



Dibawah ini saya cantumkan data passing grade PTN seluruh Indonesia yang diambil dari berbagai sumber :http://amriawan.blogspot.com

31 Mei 2014

Cara Menghitung Passing Grade SBMPTN 2014



 
Passing Grade merupakan suatu standar (grade) dari perhitungan sederhana terhadap hasil ujian SBMPTN yang mengindikasikan kira-kira peserta masuk tidak dalam urutan peringkat kuota penerimaan jurusan yang dipilihnya tersebut.

Passing grade umumnya tidak bisa dipatok secara pasti sebab passing grade sendiri timbul dari nilai-nilai para pesaing yang memperebutkan jurusan tersebut dan selalu berfluktuasi setiap tahunnya. Namun, dalam konteks lain passing grade pun, dapat diprediksi dengan melihat daya tampung dan kuota yang diterima serta tingkat keketatan persaingan tahun sebelumnya.
PASSING GRADE SNMPTN 2013
Maka dari itu, tentu salah satu kunci sukses  SBMPTN 2014 adalah mengetahui prediksi passing grade dari perguruan tinggi negeri yang akan kita pilih, lalu membandingkannya dengan kemampuan kita (passing grade yang kita capai dalam try out). Hal ini perlu untuk menyesuaikan kemampuan dengan jurusan yang akan dipilih pada SBMPTN, kita harus terlebih dahulu mengetahui berapa perkiraan / prediksi passing grade yang dapat kita capai.
PASSING GRADE SNMPTN 2013

Cara menghitung passing grade
Anda dapat menghitung passing grade untuk memprediksi kemampuan anda setelah anda menyelesaikan soal try out SBMPTN dan mencocokannya dengan kunci jawaban, dengan rumus berikut:

Passing Grade = (B x 4) – (S x 1) x 100
-----------------------------JS x 4
Keterangan :
B = Jumlah jawaban benar
S = Jumlah jawaban salah
JS = Jumlah soal
PASSING GRADE SNMPTN 2013
Misalnya :
Hari pertama, Amri menjawab 25 soal SNMPTN dengan benar, 25 soal salah dan 25 soal tidak dijawab. Maka passing grade amri pada hari pertama adalah :
PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
(25×4)-(25×1) x 100 = 25
--------75×4 

 PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
Jadi passing grade Amri pada hari pertama adalah 25%
Hari kedua, Amri menjawab 20 soal SNMPTN dengan benar, 10 soal salah, dan 45 soal tidak dijawab. Maka passing grade Amri pada hari kedua adalah : 
PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
(20×4)-(10×1) x 100 = 23.3
---------75×4 

PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014

Jadi passing grade Andi pada hari kedua adalah 23.3%
Passing Grade Andi adalah rata-rata dari passing grade hari pertama dan passing grade hari kedua. Tepatnya sebagai berikut: 
 PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
Passing Grade Total =PGH1 + PGH2
------------------------------2 

 PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
Keterangan :
PGH1 = Passing Grade Hari Pertama
PGH2 = Passing Grade Hari Kedua
Jadi passing grade total dari Andi adalah = (25%+23.3%)/2 = 24.15%
Perhitungan passing grade juga bisa dilakukan sekaligus, maksud saya hari pertama dan hari kedua dihitung langsung. 
PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
PG = ((B1+B2)*4) – ((S1+S2)*1) x 100
-------------------(JS1+JS2)*4  

 PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
Keterangan :
B1 = Jumlah jawaban benar di SNMPTN hari I
B2 = Jumlah jawaban benar di SNMPTN hari II
S1 = Jumlah jawaban salah di SNMPTN hari I
S2 = Jumlah jawaban salah di SNMPTN hari II
JS1 = Jumlah soal di SNMPTN hari I
JS2 = Jumlah soal di SNMPTN hari II