Pasang Iklan Disini!

14 Desember 2011

Hati-hati Percintaan Bubar Karena Teknologi


Selalu ada sisi positif dan negatif dari semua hal, termasuk teknologi. Jika tidak hati-hati, perkembangan teknologi yang harusnya memudahkan, justru bisa menganggu kisah cinta Anda.

Ada orang yang mendapatkan kekasih lewat Internet, tetapi ada juga yang dicampakkan pujaan hati lewat SMS. Kehadiran teknologi dalam dunia percintaan memang kini semakin maju. Bukan hanya sekadar alat penghubung tapi juga bisa berfungsi sebagai detektif sampai “satpam”. Nah, jika tidak hati-hati, kecanggihan teknologi yang baik malah bisa berbalik merugikan kehidupan cinta Anda. Waspadalah!

Sibuk sendiri
Ketak-ketik di BlackBerry atau telepon selular cerdas Anda hampir tak bisa berhenti bahkan sampai detik terakhir sebelum tidur. Sering kali Anda lebih fokus pada ponsel, ketimbang pasangan yang duduk manis di sebelah. Saat liburan, interaksi Anda berdua juga kerap kurang maksimal karena kehadiran gangguan yang masuk melalui gadget Anda.

Jangan biarkan gadget atau alat komunikasi lainnya mengurangi kualitas hubungan Anda dengan orang terdekat. Usahakan sebisa mungkin melupakan gadget Anda dan berbincang dengan kekasih, teman makan malam. Bagaimanapun sentuhan personal dan interaksi saat tatap muka penting untuk meningkatkan kualitas hubungan walau Anda sudah saling berkabar seharian lewat pesan singkat.

Prioritas pertama

Apa yang Anda lakukan ketika baru bangun tidur? Memeluk pasangan, mencium si buah hati, atau memeriksa pesan di ponsel Anda? Jawaban yang terakhir mungkin lebih banyak dipilih saat ini.

Sadarkah Anda bahwa saat ini si gadget andalan sudah berubah jadi prioritas ketimbang orang tersayang? Berapa kali Anda harus melepaskan genggaman saat menonton bioskop dengan kekasih karena harus memeriksa pesan? Kerap juga pembicaraan penting dengan pasangan terganggu karena ada tanda pesan masuk di ponsel.

Jangan membiarkan diri Anda “dijajah” gadget. Selalu tetapkan batasan kapan Anda bisa terus memeriksa pesan di ponsel dan kapan Anda bisa benar-benar fokus untuk berinteraksi dengan kekasih. Orang tersayang Anda pasti kecewa jika ia dinomorduakan, meski oleh benda elektronik.

Eksistensi
Semakin berkembang, Internet menjadi tempat untuk berbagai macam hal, termasuk tempat menunjukkan eksistensi. "Kok status Facebook kamu masih single, kan kita sudah jadian?"

"Pasang foto sama aku dong di avatar Twitter?"

Nah, hal kecil seperti ini sering jadi pemicu konflik. Kata sayang atau komitmen kini tak cukup lagi hanya ditunjukkan secara tatap muka langsung. Status di Internet pun penting untuk mengukuhkan sebuah hubungan. Jika kekasih keberatan, maka potensi konflik bisa terjadi.

Dianggap masih ingin cari pacar, tidak mau menunjukkan sudah punya istri, atau bahkan dituduh tidak sayang jika tidak mau memajang eksistensi orang tersayang di situs jejaring sosial! Padahal setiap orang punya alasan dan preferensinya masing-masing.

Bisa saja sang kekasih menolak mengungkap terlalu banyak kisah pribadi atau kehidupan cintanya di jejaring sosial karena lebih banyak menggunakannya untuk urusan pekerjaan. Bicarakan hal ini baik-baik dan jangan jadikan sebagai tuntutan.

Jika ia memang siap membuka kehidupan pribadinya ke publik, tanpa diminta pun ia akan senang hati memasang status in a relationship atau married di profil jejaring sosialnya.

Mata-mata

Penguntit atau stalker era masa kini memang berbeda dengan jaman Alfred Hitchcock. Sekarang, tak lagi perlu keluar rumah untuk mengetahui apa yang sedang dikerjakan kekasih, di mana ia berada, hingga dengan siapa ia pergi. Cukup intip-intip status jejaring sosialnya atau bahkan lengkapi ponselnya dengan aplikasi berbasis GPS sehingga mudah melacak keberadaannya.

Ini juga menjadi potensi konflik karena tak sedikit pasangan yang cemburu buta. Kekasih dan mantannya sama-sama 'check-in' foursquare di mal tertentu dan bukan berarti mereka sedang bersama. Bisa saja kebetulan.

Atau kasus lain, jika pasangan Anda terlalu sering mention seseorang di Twitter, maka Anda secara otomatis membuka profil orang tersebut: Siapa dia dan apa hubungannya dengan kekasih Anda.

Apakah dalam konfrontasi Anda lebih percaya Internet ketimbang ucapan pasangan? Apalagi jika pasangan saling tahu password. Secara berkala pasti akan ada aktivitas saling memeriksa inbox atau aktivitas dan pertemanannya di situs tersebut secara diam-diam.

Huft! Melelahkan sekali ya jadi kekasih zaman sekarang. Mungkin banyak yang sudah lupa pada yang namanya kepercayaan dalam suatu hubungan. Karena itu jangan lupakan komunikasi tatap muka langsung agar hubungan tetap kuat tanpa perlu sibuk menjadi penguntit di dunia maya.

Tuntutan baru
Sudah dibaca (“R”) kenapa belum dibalas? Kenapa dia nggak mau memberi tahu password Facebook? Tak sedikit juga pasangan yang meminta kekasihnya mengirim bukti foto tempat ia berada karena tidak percaya pada ucapan kekasih. Banyak tuntutan baru muncul dengan adanya perkembangan teknologi. Tuntutan ini seringkali menjadi sumber konflik jika pasangan belum memiliki dasar hubungan yang kuat.

Mudah menilai
"Pacar baru kamu narsisistik ya, lihat saja Facebooknya."

"Kayaknya teman baru kamu orangnya aneh deh kalau aku lihat Twitternya."

Ketika bertemu atau mendengar nama orang baru, tak jarang yang dilakukan adalah mencari akun jejaring sosialnya atau menelusuri namanya di mesin pencari. Hasil pencarian akun jejaring sosialnya pun bermacam-macam. Ada yang positif, ada yang negatif. Tapi sering hasil pencarian itu dijadikan bahan untuk menilai orang tersebut. Bisa jadi Anda membatalkan kencan hanya karena melihat “keanehan” pada akun jejaring sosialnya.

Seperti halnya jangan menilai buku hanya dari sampulnya, jangan pula menilai seseorang hanya dari akun jejaring sosialnya. Memang akun jejaring sosialnya bisa memberikan gambaran tentang orang tersebut, tapi tak ada salahnya bertemu langsung dan siapa tahu ia tak seperti yang Anda duga.

Selingkuh
Ini yang paling berpotensi menimbulkan konflik. Beberapa studi mengatakan aktivitas yang tinggi pada situs jejaring sosial bisa membuka potensi selingkuh. Kemudahan untuk menggoda dan berhubungan dengan teman lama bisa membuka pintu baru untuk main api. Sekadar berteman atau sudah masuk ke kategori selingkuh? Batasan flirting pun kini semakin abu-abu dengan adanya fitur-fitur di jejaring sosial.

Jangan biarkan hal ini terjadi pada hubungan Anda. Kuncinya, tetap pertahankan kualitas komunikasi dan kepercayaan dalam hubungan. Kuatkan hubungan Anda lewat interaksi secara langsung dan tetap saling berkabar lewat gadget andalan.

Jangan biarkan Internet dan gadget merusak hubungan cinta Anda yang begitu berharga.

13 Desember 2011

Empat Klub Inggris akan Datang ke Indonesia


Produsen minuman Big Cola berencana mendatangkan klub Liga Primer Inggris ke Indonesia. Chief Marketing Officer Big Cola, Jorge Lopez Doriga, di Jakarta, Kamis, mengatakan peluang untuk mendatangkan klub Liga Primer Inggris cukup besar karena ada empat klub yang saat ini melakukan kerja sama dengan Big Cola.
"Peluang cukup terbuka. Yang jelas kami akan berusaha dengan maksimal," katanya di sela publikasi penandatanganan kerja sama Big Cola dengan empat klub Liga Primer Inggris.
Empat klub asal Inggris yang melakukan kerja sama dalam mempromosikan produk Big Cola adalah Everton, Stoke City, Wigan Athletic dan West Bromwich Albion. Selain berencana mendatangkan klub Inggris ke Indonesia, Big Cola juga berencana mendukung klub-klub sepak bola Indonesia yang saat ini menjalani kompetisi.
"Kami ingin membantu perkembangan sepak bola Indonesia. Semuanya juga tahu pendukung sepak bola Indonesia sangat banyak," katanya.
Sebagai pendatang baru di Indonesia, Big Cola bisa diterima dengan baik. Ini terbukti dengan tingginya jumlah penjualan dalam satu tahun terakhir. Produk ini juga bersaing dengan produk yang telah ada sebelumnya.
Peran serta Big Cola dalam sepak bola juga cukup tinggi. Selain promosi di beberapa klub di Liga Primer Inggris, produsen minuman itu juga mendukung gelaran Piala FA di Inggris. Bahkan, Big Cola juga sudah mendatangkan trofi Piala FA ke Indonesia. Trofi itu dipamerkan pada saat Pekan Raya Jakarta tahun ini yang didampingi oleh mantan pemain Liga Primer Inggris, Bryan Robson.
Respon masyarakat saat itu juga cukup tinggi. Selain bisa melihat dari dekat, masyarakat Indonesia juga bisa berfoto bersama dengan trofi Piala FA asal Inggris itu.

Iman Arif: Timnas Indonesia Kekurangan Dana


Berlarut-larutnya konflik di PSSI ternyata berdampak besar bagi program Badan Tim Nasional (BTN). Sejumlah program yang dirancang berantakan karena kepengurusan baru belum terbentuk.
Salah satunya adalah rencana Timnas senior yang akan menghadapi ajang Kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan Tukmenistan. Markus Horison cs, terancam tak bisa melakoni uji coba berkualitas karena minimnya pendanaan.
BTN berharap sumber pendanaan bisa menjadi jelas saat kepengurusan baru terben­tuk. "Uji coba interna­sional membutuhkan dana besar. Kita tidak mungkin berha­rap kepada Komite Norma­lisasi karena mereka sudah direpotkan dengan pelaksanaan kongres," ujar Iman Arif, Deputi Bidang Teknis BTN.
Iman kini tidak lagi bisa leluasa meminta pendanaan dari pengusaha Nirwan Bakrie karena ia sudah terpental dari unit usaha Bakrie Group.
Iman memastikan tiga uji coba melawan Singapura (3 Juli) dan Thailand (6 dan 13 Juli) batal diselenggarakan. Sebagai alternatif pengganti, timnas akan mencicipi tim-tim lokal saja. "Kami upayakan lawan-lawan yang dihadapi timnas klub-klub papan atas Djarum ISL," ujar Iman.

12 Desember 2011

10 gitaris terfavorite sepanjang masa


1.Slash


2.John Lennon


3.Synyster Gates


4.Joe Perry


5.Herman Li


6.Billie Joe Armstrong


7.Tom Morello


8.Steve Vai


9.Jimmy Hendrix






10.Carlos Santana
http://images.askmen.com/galleries/men/carlos-santana/pictures/carlos-santana-picture-3.jpg

BI: Inflation Indonesia 4.5 Percent in 2012


Bank Indonesia Governor Nasution estimated the rate of inflation in 2012 will reach 4.5 percent or higher than inflation this year is estimated at 3.9 percent.

"If there are restrictions on subsidized fuel policy then the additional impact of about 0.7 to 0.9 percent depending on the price of Indonesian crude oil next year. This level is not considered bad, in terms of levels not interfere with the management of the national economy," Nasution said in Jakarta, Saturday.

While the projected growth projections for 2012, the central bank said that in the range of 6.3 percent - 6.7 percent or slightly lower than 2011 due to the global economic slowdown.

So to still be able to maintain the momentum of strengthening the national economy, he added bases of domestic economic growth have increasingly strengthened.
Nasution also said optimistically, that the decline in BI rate since October 2011 and then will turn on domestic sources of financing primarily from banks.
With the economic growth of around 6.3 percent - 6.7 percent, the central bank said that the financing need of at least Rp598 trillion, equivalent to the rate of credit growth of 26.9 percent. "Next year credit growth 24-25 percent," he said.
According to Nasution, the growth of investment in 2011 grew 7.7 percent, is predicted to increase 9.7 percent to -10.1 percent in 2012, so that in turn will be able to maintain the purchasing power of society, and the growth of household consumption can be maintained at level of 4.7 percent - 5.1 percent.
While the show Bankers Dinner Friday night, there are five Darmin deliver BI policy direction in 2012, namely to optimize the role of monetary policy to stimulate economic capacity as well as mitigate the risk of threats of global crisis, improve the efficiency of banks to optimize the contribution to the economy by strengthening the resilience of the banking and improve efficiency and competitiveness of payment systems in both the national payment system and payment system ties with foreign countries.
In addition, the central bank will strengthen the resilience of the macro with the strengthening of coordination in order penaganan prevention and crisis management, and support the empowerment of the real sector, including continued efforts to extend banking, financial inclusion, to the public.